Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Porprov 2026

SK Belum Berubah, Wajo dan Bone Tuan Rumah Bersama Porprov 2026

Artinya SK Terakhir yang terbit masih berlaku sampai hari ini, yaitu Wajo-Bone tetap tuan rumah.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
PORPROV SULSEL - Potret pertemuan antara Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel, KONI Kabupaten dan Bone serta Dinas Olahraga dua daerah tersebut membahas persiapan Porprov Sulsel XVIII di Kantor Dinas Pemuda Olahraga Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (16/4/2025). Bone dan Wajo tetap tuan rumah Porprov 2026. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Kabupaten Wajo dan Bone masih ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVIII 2026.

Hal itu ditegaskan melalui pertemuan antara Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel, Wajo, Bone serta Dispora

"Sampai hari ini tidak ada perubahan surat keputusan (SK) penetapan tuan rumah Porprov,"  ujar Sekretaris KONI Wajo, Muhammad Askar, Jumat (17/4/2026).

Artinya SK Terakhir yang terbit masih berlaku sampai hari ini, yaitu Wajo-Bone tetap tuan rumah.

Hal ini untuk menepis isu yang beredar di media sosial belakangan ini.

"Sekaligus menepis isu yang beredar di media sosial/pemberitaan bahwa ada salah satu kabupaten yang mundur," tegasnya

Baca juga: Kadispora Bone: Venue dan Cabor Porprov Sulsel 2026 Masih Menunggu Keputusan Provinsi

Perwakilan KONI Provinsi Sulsel membahas sejauh mana persiapan menghadapi Porprov 2026.

"Sudah dibahas kemarin, alhamdulillah semua masih siap," ujar Askar

Dari total 45 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, sebanyak 23 cabor diminta oleh Kabupaten Wajo.

Sempat Diisukan Mundur

Sebelumnya, Kabupaten Wajo santer diisukan mundur tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Porprov Sulsel) XVIII 2026.

Wajo menarik diri karena venue tak siap dan keterbatasan anggaran dimiliki.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel Abd Chalik Suang mengatakan, Wajo saat ini memiliki keterbatasan anggaran menyiapkan venue.

Apalagi, tongkat estafet bupati berpindah.

Ketika Wajo bersedia jadi tuan rumah masih dipimpin oleh Amran.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved