Ramadan 2026
Ekonom Unismuh Makassar: Perputaran Uang Lebaran 2026 Tak Setinggi Tahun Lalu
Perputaran uang Lebaran 2026 diprediksi tidak setinggi tahun sebelumnya, daya beli menekan.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Komoditas seperti ayam, telur, dan cabai biasanya mengalami lonjakan harga pada periode tersebut.
Kenaikan ini dinilai dapat menggerus nilai riil THR yang diterima pekerja.
Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS juga memberi tekanan tambahan bagi perekonomian.
Kurs yang melemah berpotensi meningkatkan biaya impor serta memperbesar beban utang valuta asing bagi sebagian pelaku usaha.
Ia menambahkan, sinyal kehati-hatian juga terlihat dari sektor perbankan.
Sejumlah bank menyesuaikan alokasi penyediaan uang tunai untuk periode Lebaran tahun ini, bahkan ada yang menurunkannya dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut mencerminkan ekspektasi permintaan yang tidak setinggi biasanya.
Meski demikian, Abdul Muttalib menilai masih ada sejumlah faktor yang dapat menopang aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri.
Salah satunya adalah jadwal pembayaran THR yang lebih panjang, mulai dari aparatur sipil negara hingga pekerja swasta, sehingga menciptakan gelombang belanja yang lebih tersebar.
Selain itu, program diskon transportasi selama musim mudik serta meningkatnya aktivitas sosial dan donasi masyarakat juga diperkirakan dapat memberikan tambahan dorongan bagi konsumsi. (*)
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-24-ABDUL-MUHTALIB.jpg)