Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hukum Tidur Seharian Saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?

Sebagian orang memilih tidur untuk menghemat energi sekaligus “mempercepat” waktu hingga berbuka puasa.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Tribunnews.com
TIDUR PUASA - Ilustrasi tidur saat puasa Ramadan. Saat menjalani ibadah puasa Ramadan, tidur menjadi salah satu aktivitas yang kerap dilakukan umat Islam pada siang hari. 

Lebih lanjut Hasan mengatakan, kalaupun hadis tersebut bisa dijadikan dalil, tidurnya seseorang yang berpuasa bisa berpahala hanyalah dalam koridor menghindari dari keburukan yang sekiranya bisa dilakukan saat tidak tidur.

"Itupun sebuah kebaikan yang sifatnya pasif, padahal di Islam menginginkan menjadi sosok manusia yang memiliki karya yang produktif dan tidak malas-malasan," pungkasnya.

Arsad Hidayat juga menegaskan bahwa jika seseorang tidur seharian memang kurang bagus untuk kondisi badan dan produktivitas dalam beribadah.

Tetapi, lain halnya jika konteksnya untuk pekerja atau sebagian orang yang memang kerjanya pada malam hari.

Mereka tidak memiliki pilihan selain istirahat atau tidur pada siang hari.

"Kita tidak bisa mengakimi bahwa tidur seharian itu tidak ada gunanya. Bagi mereka yang bekerja malam sampai pagi hari, tentu mereka akan beristirahat pada siang hari," ucap Arsad.

"Bagi orang yang pada malam sudah tidur, maka lebih baik saat siang digunakan untuk hal-hal produktif yang bernilai ibadah," ucapnya. (Tribun-timur.com / Kompas.com *)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved