Hukum Tidur Seharian Saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?
Sebagian orang memilih tidur untuk menghemat energi sekaligus “mempercepat” waktu hingga berbuka puasa.
Lebih lanjut Hasan mengatakan, kalaupun hadis tersebut bisa dijadikan dalil, tidurnya seseorang yang berpuasa bisa berpahala hanyalah dalam koridor menghindari dari keburukan yang sekiranya bisa dilakukan saat tidak tidur.
"Itupun sebuah kebaikan yang sifatnya pasif, padahal di Islam menginginkan menjadi sosok manusia yang memiliki karya yang produktif dan tidak malas-malasan," pungkasnya.
Arsad Hidayat juga menegaskan bahwa jika seseorang tidur seharian memang kurang bagus untuk kondisi badan dan produktivitas dalam beribadah.
Tetapi, lain halnya jika konteksnya untuk pekerja atau sebagian orang yang memang kerjanya pada malam hari.
Mereka tidak memiliki pilihan selain istirahat atau tidur pada siang hari.
"Kita tidak bisa mengakimi bahwa tidur seharian itu tidak ada gunanya. Bagi mereka yang bekerja malam sampai pagi hari, tentu mereka akan beristirahat pada siang hari," ucap Arsad.
"Bagi orang yang pada malam sudah tidur, maka lebih baik saat siang digunakan untuk hal-hal produktif yang bernilai ibadah," ucapnya. (Tribun-timur.com / Kompas.com *)
| Lahan Makam Makassar Kian Langka, Sudiang Memorial Park Hadir dengan Konsep Eksklusif Syar’i |
|
|---|
| Pete-pete Laut Akhirnya Berlayar, Warga Kepulauan Makassar Kini Bisa Menyeberang Gratis |
|
|---|
| Appi Blusukan ke Pulau, Salurkan Bantuan hingga Cek Layanan KTP dan Sekolah |
|
|---|
| Butuh 30 Menit Antre di SPBU Depan Mapolda Sulsel hanya untuk Dapatkan Pertalite |
|
|---|
| Polimedia PSDKU Makassar Kenalkan Aplikasi Stunting Care dan SOP Produksi Pangan kepada UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TIDUR-PUASA-Ilustrasi-tidur-saat-puasa-Ramadan-Saat-menjalani-ibadah-puasa-Ramadan.jpg)