Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Dianiaya Senior

Suasana Duka Menyelimuti Rumah Bripda DP di Desa Pincara Pinrang

Bripda DP personel Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga meninggal dunia usai dianiaya seniornya.

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Rachmat Ariadi
POLISI DIANIAYA - Tenda terpasang dan sejumlah warga melayat ke rumah duka Bripda DP di Desa Pincara, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Minggu (22/2/2026). Bripda DP diduga meninggal dunia usai dianiaya seniornya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG -- Suasana duka menyelimuti rumah Bripda DP (19) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (22/2/2026) malam.

Rumah duka berada di Desa Pincara, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.

Lokasi rumah duka dari pusat kota Kabupaten Pinrang berjarak kurang lebih 12 kilometer (Km).

Pihak keluarga terlihat sudah memenuhi rumah duka, menunggu kedatangan jasad Bripda DP dari RS Bhayangkara, Kota Makassar, sekitar pukul 21.53 Wita.

"Iya sudah di jalan, mungkin sudah di Barru ini," kata pihak keluarga bernama Hardianto kepada Tribun-Timur.com.

Hardianto mengungkapkan, dirinya sangat terpukul mendengar kabar Bripda DP meninggal dunia.

Di mata keluarga, Bripda DP dikenal sosok yang pendiam dan baik hati.

"Baik sekali, semua keluarga mungkin setuju. Anaknya pendiam," ungkapnya.

Baca juga: Jenazah Bripda DP Dipulangkan ke Pinrang, Polda Sulsel Periksa 6 Polisi Terduga Penganiaya

Dia mengutarakan, Bripda DP merupakan alumni SMA Negeri 1 Pinrang dan lulus polisi angkatan tahun 2025.

Hardianto pun meminta Polda Sulsel untuk mengusut tuntas penyebab kematian keponakannya itu.

Menurutnya, Bripda DP meninggal dunia secara tidak wajar karena terdapat bekas luka lebam di bagian tubuhnya.

"Menurut kami ini tidak logis, karena saat di Makassar bapaknya sendiri menemukan luka lebam. Kami cuma berharap ini diusut tuntas," ucapnya.

6 Polisi Senior dan Seangkatan Bripda DP Diperiksa

Bripda DP (19) personel Ditsamapta Polda Sulsel yang merenggang nyawa diduga akibat dianiaya seniornya.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu disebut terjadi di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Minggu (22/2/2026) subuh.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved