Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Hijrah Ekologis: Sebuah Amanah Peradaban

Hijrah adalah keberanian untuk meninggalkan praktik-praktik yang merusak menuju tatanan kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat.

Tayang:
DOK PRIBADI
OPINI - Irfan Yahya, Sosiolog, Akademisi, dan Ketua DPD Hidayatullah Makassar 

Pada saat yang sama, tuntutan pembangunan ekonomi terus meningkat melalui ekspansi sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, maupun pembangunan infrastruktur.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dipahami semata-mata sebagai persoalan teknis.

Kerusakan ekologis pada hakikatnya merupakan refleksi dari cara manusia memandang alam.

Oleh karena itu, krisis lingkungan sesungguhnya juga merupakan krisis cara pandang atau bahkan krisis epistemologis.

Dalam perspektif sosiologi pengetahuan, tindakan manusia tidak lahir dalam ruang kosong.

Cara manusia bertindak dipengaruhi oleh sistem pengetahuan yang membentuk kesadarannya.

Cara kita memahami alam akan menentukan cara kita memperlakukan alam.

Ketika alam dipandang semata-mata sebagai komoditas ekonomi yang harus dieksploitasi sebesar-besarnya, maka orientasi pembangunan cenderung mengabaikan daya dukung lingkungan.

Sebaliknya, ketika alam dipahami sebagai amanah yang harus dijaga, maka lahirlah etika ekologis yang berorientasi pada keberlanjutan hidup dan kehidupan lintas generasi.

Di atas kesadaran inilah relevansi ekoteologi penting didudukan perannya.

Ekoteologi mengingatkan bahwa hubungan manusia dengan lingkungan tidak hanya memiliki dimensi ekonomi dan sosial, tetapi juga dimensi spiritual.

Alam bukan sekadar objek pemanfaatan, melainkan bagian dari sistem kehidupan yang diciptakan Allah dengan kadar dan takaran keseimbangan yamg sangat presisi.

Dalam Al-Qur'an Allah menegaskan: "Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.." (QS. Al-A'raf: 56).

Ayat tersebut mengandung pesan mendalam bahwa manusia memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keteraturan yang telah diciptakan Allah.

Kerusakan ekologis yang terjadi akibat keserakahan dan ketidakbijaksanaan manusia merupakan bentuk pengingkaran terhadap amanah tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved