Opini
Semakin Berilmu, Semakin Merendah
Ungkapan Arab ini mengandung hikmah yang sangat mendalam tentang perjalanan seorang pencari ilmu.
Ukuran yang lebih penting adalah apakah ilmu itu membuat kita semakin rendah hati, semakin bijaksana, dan semakin sadar akan keterbatasan diri.
Semakin dekat seseorang kepada hakikat ilmu, semakin jauh ia dari kesombongan. Sebab ia memahami bahwa di atas setiap orang yang berilmu masih ada yang lebih berilmu.
وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ.
"Dan di atas setiap orang yang berpengetahuan masih ada yang lebih mengetahui." (QS. Yusuf: 76)
Karena itu, perjalanan menuntut ilmu sesungguhnya bukan hanya perjalanan mengisi akal, tetapi juga perjalanan menundukkan ego.
Orang yang benar-benar berilmu bukanlah yang merasa telah sampai, melainkan yang terus berjalan dengan penuh kerendahan hati, seraya menyadari bahwa semakin luas pengetahuan yang ia miliki, semakin luas pula samudra ilmu yang belum ia ketahui.
Itulah sebabnya, puncak ilmu bukanlah kesombongan, melainkan tawadu’. Dan puncak kebijaksanaan adalah menyadari bahwa kita masih harus terus belajar sepanjang hayat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-19-Rukman-Abdul-Rahman-Said-DosenKetua-LP2M-UIN-Palopo.jpg)