Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Begal, Kota Besar, dan Masa Depan Keamanan Indonesia

Warga dan otoritas kota pun menghadapi persoalan serupa.  Rasa nyaman warganya diteror, justru saat jalan kian lebar. 

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
TRIBUN OPINI - Prof. Dr. Ir. Zakir Sabara HW., ST., MT., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Wakil Rektor 2 UMI / Sekretaris KBPP Polri Sulawesi Selatan. 

Karena itulah langkah Polri  memberantas begal patut diapresiasi. 

Negara harus hadir ketika masyarakat merasa terancam. Hukum harus ditegakkan. Pelaku kejahatan harus ditindak sesuai ketentuan hukum berlaku.

Namun pertanyaan yang jauh lebih penting adalah, apakah penangkapan pelaku samata sudah cukup menyelesaikan persoalan?

Begal Adalah Gejala Sosial

Sering kali kita hanya melihat begal dari ujung peristiwanya.

Ada pelaku.

Ada korban.

Ada barang yang dirampas.

Ada proses hukum.

Padahal di balik satu kasus begal sering tersembunyi rangkaian persoalan sosial rumit. Jauh lebih kompleks dari persoalan penegakan hukum semata.

Beberapa tahun terakhir, masyarakat menghadapi tekanan berat ekonomi.

Daya beli belum sepenuhnya pulih.

Harga kebutuhan hidup meningkat.

Lapangan kerja tumbuh, tetapi belum selalu sebanding pertambahan jumlah angkatan kerja baru.

Di banyak keluarga perkotaan, orangtua bekerja semakin keras hanya untuk menjaga kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved