Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kilas Tokyo

Langkah Aktif Kesehatan

Menurut laporan Ministry of Health, Labor and Welfare tahun 2020, ada 378,356 kematian akibat kanker - atau 27.6 persen dari seluruh kematian.

Tribun-timur.com
KILAS TOKYO - Muh. Zulkifli Mochtar, Diaspora Indonesia di Tokyo, Ketua ICMI Jepang. 

Oleh: Muh. Zulkifli Mochtar
Diaspora Indonesia di Tokyo, Ketua ICMI Jepang

TRIBUN-TIMUR.COM - Kanker adalah penyebab kematian utama di Jepang.

Setelah Perang Dunia II, jumlah kematian akibat penyakit ini terus meningkat dan menjadi penyebab kematian utama, melebihi stroke sejak tahun 1981.

Menurut laporan Ministry of Health, Labor and Welfare tahun 2020, ada 378,356 kematian akibat kanker - atau 27.6 persen dari seluruh kematian.

Berarti ada satu dari empat kematian karena penyakit ini.

Breast Cancer - satu dari sembilan wanita Jepang ternyata penderita jenis kanker ini.

Juga untuk wanita penderita kanker berusia 30 – 64 tahun, kematian akibat jenis ini adalah tertinggi.

Untuk pria, terbanyak adalah lung cancer disusul stomach cancer dan colorectal cancer.

Untuk wanita, tertinggi adalah colorectal cancer disusul lung cancer.

Teknologi pengobatan kanker di Jepang pun terpacu.

Jepang kini memimpin dunia bersama Amerika dan Tiongkok dalam paten di bidang ini.

Menurut laporan Nikkei Asia, perusahaan perusahaan besar semacam Hitachi dan Toshiba memegang andil penting berbagai inovasi paten ini.

Juga berkat usaha kuat Pemerintah Jepang guna pengembangan teknologi pengobatan.

Institusi kesehatan juga terus berusaha pro aktif menghadapi penyakit ini.

Saat saya memasuki usia 50 tahun, sebuah amplop warna putih hijau dari pemerintah kota Hachioji – Tokyo tiba di kotak pos rumah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved