Kekuatan Kita, Planet Kita
Kejadian banjir bandang di beberapa daerah di Indonesia tidak berdiri sendiri, tetapi bakal diikuti oleh erosi pantai
Hidrogen hijau adalah "bahan bakar masa depan" yang benar-benar bersih karena diproduksi melalui proses elektrolisis air (memisahkan air menjadi hidrogen dan oksigen) menggunakan listrik dari sumber energi terbarukan seperti matahari atau angin. Sistem ini dianggap sebagai kekuatan masa depan karena beberapa peran krusial, seperti: (1) penyimpan energi raksasa, karena untuk utama energi surya dan angin adalah sifatnya yang tidak stabil (hanya ada saat siang atau ada angin). Hidrogen hijau bisa menyimpan kelebihan energi tersebut dalam jumlah besar dan jangka waktu lama untuk digunakan kapan saja, (2) solusi transportasi berat, berbeda dengan mobil pribadi yang cocok menggunakan baterai lithium, kendaraan berat seperti truk logistik, kapal laut, dan pesawat terbang lebih efisien menggunakan hidrogen karena pengisiannya cepat (3-5 menit) dan jarak tempuhnya jauh lebih panjang, (3) bahan baku industri bersih, seperti iIndustri "sulit dekarbonisasi" seperti pembuatan baja, semen, dan pupuk bisa menggunakan hidrogen hijau sebagai pengganti batu bara atau gas alam, sehingga proses produksinya tidak lagi menghasilkan emisi karbon, dan (4) bahan bakar tanpa emisi, karena pada saat digunakan sebagai bahan bakar, satu-satunya limbah yang dihasilkan hanyalah uap air dan panas, sehingga tidak mencemari udara sama sekali.
Sejatinya, penggunaan produksi hidrogen hijau di Indonesia mempunyai potensi besar, tetapi biaya produksi saat ini masih sekitar 4x lebih mahal dibandingkan hidrogen dari gas alam (fosil). Namun, seiring berkembangnya teknologi elektroliser dan semakin murahnya harga listrik dari panel surya, hidrogen hijau diprediksi akan menjadi pilar utama kemandirian energi nasional di masa depan.
Sejatinya, apa yang dikemukakan di atas, Adalah usaha sadar dan terencana yang dilakukan manusia untuk terus memelihara keberadaan planet bumi. Sejatinya, banyak hal kecil yang terus bisa dilakukan oleh manusia untuk menjaganya. Walaupun, sifatnya kecil, tetapi jika dilakukan massif dan berkesinambungan, maka terjadi perubahan prilaku dan pada gilirannya akan memberi dampak signifikan.
Kegiatan tersebut seperti: (1) mengurangi penggunaan plastik bagi kehidupan sehari-hari, (2) mulai sekarang, mengurangi kendaraan dengan bahan bakar fosil, dan biasakan mengurangi penggunaan pribadi (3) gunakan air seperlunnya dan secukupnya saja, (4) biasakan jalan kaki untuk jarak-jarak tertentu, (5) praktekkan reduce, reuse, recycle, recovery, dan repair (5R) terus digelorakan, dan (5) mengonsumsi sustainable foods (makanan berkelanjutan), Apakah manusia sekarang ini mau berinvestasi untuk menatap masa depan yang lebih baik untuk mewariskan penghidupan yang lebih baik bagi anak cucunya?
Di samping itu, perlu dijaga kesinambungan kebutuhan oksigen bagi spesies manusia dengan melakukan penanaman pohon di sekitar lingkungan. Bukankah pohon menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya? Satu pohon akan menghasilkan oksigen tergantung pada jenis pohon, umur, kesehatan, dan lingkungan di mana pohon berada. Pohon rindang matang menghasilkan oksigen untuk sebanyak 10 orang menarik nafas dalam setahun dalam satu musim. Artinya, sebuah pohon dewasa tunggal dapat menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen yang cukup kembali ke atmosfir dan digunakan oleh dua manusia. dan tingkat 21,8 kg/tahun.
Rata-rata 1 pohon menghasilkan sekitar 118 kg oksigen setiap tahunnya. Dua pohon dewasa dapat menyediakan oksigen yang cukup untuk 4 orang anggota keluarga. Untuk itu,, kegiatan apapun bentuknya yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung bagi kelangsungan hidup manusia perlu diapresiasi dan dilakukan terus menerus tanpa melihat apakah hari ini adalah hari Bumi. Hari Bumi hanyalah simbol untuk mengajak penduduk Bumi untuk terus menjaga planet yang damai ini agar masih dapat menjaga dirinya untuk terus menyuplai kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya agar tetap survive. Penulis, mahasiswa, guru, warga dan apapun profesi kita tentu mempunyai mimpi indah tentang lestarinya bumi ini. Alhamdulillah, jika ini terjadi maka anda akan menjadi penyelamat Bumi dan makhluk hidup lain yang berada di dalamnya. Allahi a’lam bisshawab!!!
Makassar 22 April 2026
| Save Our Planet: Ditengah Rapuhnya Gencatan Senjata |
|
|---|
| Kartini Hari Ini: Cahaya yang Diteruskan atau Nilai yang Ditinggalkan? |
|
|---|
| Prof Farida Patittingi: Perempuan Harus Berpendidikan dan Berintegritas |
|
|---|
| Pengamanan Berlapis UTBK-SNBT di UNM: Pasang CCTV hingga Jammer |
|
|---|
| Fahmi Rahmasari Sang Kartini Masa Kini, Lulusan UNM Rela Jadi Guru di Pelosok Luwu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260422-Muhammad-Arsyad-UNM.jpg)