Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Memahami Ciptaan Allah Melalui Gigi dan Rahang

Gigi taring meruncing, berdiri di sudut lengkung rahang tidak terlalu depan, tidak pula terlalu belakang.

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
OPINI - Eka Erwansyah Dosen Unhas 

Oleh: Eka Erwansyah

Dosen Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM - Pernahkah kita merenung mengapa gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham diciptakan dengan bentuk dan posisi yang berbeda-beda?

Gigi seri berbentuk pipih seperti kapak kecil, berada di barisan paling depan.

Gigi taring meruncing, berdiri di sudut lengkung rahang tidak terlalu depan, tidak pula terlalu belakang.

Gigi geraham berbentuk kotak dengan permukaan luas, tersembunyi di bagian belakang.

Apakah ini kebetulan?

Secara fungsi pengunyahan, urutannya begitu sistematis:

•    Gigi seri memotong.

•    Gigi taring mengoyak.

•    Gigi geraham menggiling hingga makanan siap ditelan.

Dari sisi estetika pun demikian. Gigi seri yang paling indah ditempatkan di “etalase” depan.

Taring memberi karakter pada senyum. Sedangkan geraham—yang mungkin tidak menarik secara visual—justru memegang peran paling krusial dalam menentukan kualitas penghancuran makanan.

Dan lihatlah hikmahnya lebih dalam. Beban kunyah terbesar berada di area belakang.

Maka rahang bagian posterior dibuat paling kuat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved