Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Ada BKO di Balik OBA Ilegal

Anda mungkin pernah mengkonsumsi obat herbal kemudian mendapat efek yang tidak diinginkan. 

Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/Ist
OPINI - Anshar Saud (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin) dan Ulfah Hamdan Pengawas Farmasi dan Makanan pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar 

Nomor Izin Edar resmi dari BPOM (contoh: TL atau MD diikuti nomor). Curigai produk dengan nomor fiktif atau tanpa nomor. Kedaluwarsa produk belum terlewati.

Hindari sumber tidak resmi. Belilah obat hanya di apotek, toko obat, atau platform terpercaya yang punya izin resmi. Bukan beli dari penjual kaki lima, pasar online tanpa verifikasi, atau “iklan ajaib” di media sosial.

Hati-hati produk dengan klaim ekstrem dan jangan konsumsi produk yang sudah diumumkan BPOM. Konsultasikan dulu dengan dokter, apoteker atau tenaga kesehatan. 

Peran Apoteker

Apoteker berperan penting dalam menanggulanginya. Mereka bertindak sebagai garda terdepan dalam tim kesehatan, fokus pada pencegahan, pendidikan dan pelaporan karena merupakan tenaga kesehatan yang paling mudah diakses oleh pasien di apotek komunitas.

Aksi yang mereka lakukan berupa pendidikan dan konseling pasien, pemantauan dan identifikasi risiko, pelaporan kejadian tidak diinginkan, dan peran dalam regulasi dan pencegahan lebih luas.

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved