Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Gol Komunikasi Nonverbal  Savio!

Pertama, mampukah PSM mengalahkan “Macan Kemayoran” yang bertebaran bintang pemain tim nasional?

|
Editor: Sudirman
Ist
PENULIS OPINI - Foto M Dahlan Abubakar, Penulis Buku “Ramang Macan Bola”, yang dikirim ke Tribun-Timur.com untuk pada 22 September 2025 untuk melengkapi tulisan opininya. M Dahlan Abubakar adalah wartawan senior yang juga aktif menulis buku. 

Oleh: M.Dahlan Abubakar

Penulis Buku “Ramang Macan Bola”

TRIBUN-TIMUR.COM - PSM sukses mengalahkan Persija 2-0 di Gelora B.J.Habibie, Ahad (21/9/2025) malam.

Namun  ada kegamangan di kubu suporter dan tim PSM menjelang laga menghadapi Persija itu. Kekhawatiran itu wajar saja. Ada  beberapa hal.

Pertama, mampukah PSM mengalahkan “Macan Kemayoran” yang bertebaran bintang pemain tim nasional?

Kedua, Persija belum pernah terkalahkan dalam lima laga yang dituntaskannya dengan mengantongi poin 11.

Mencatat tiga kali menang,  dua kali imbang, berada di  peringkat kedua klasemen sementara. Ketiga, PSM baru mencatat empat kali seri dan sekali kalah dalam lima laga. 

Bayangan akan kekalahan terakhir menghantui PSM. Apalagi di tim lawan banyak bintang yang bersinar.

Risky Ridho pemain belakang Persija dan timnas senior yang sulit ditembus. Juga Jordi Amat pemain naturalisasi, Rayhan Hannan, dan Witan Sulaiman yang langganan timnas.

Kalau PSM mungkin hanya Riky Pratama yang pernah dipanggil timnas. PSM  berharap banyak pada kepiawaian dan pengalaman Hilman Syah mengamankan gawangnya. 

Tetapi seperti dikatakan Syamsuddin Umar, bola itu bundar. Itulah potongan kalimat yang dipilih sebagai judul bukunya yang terbit tahun 2018 dan ditulis mendiang Andhy Pallawa.

Permainan bola selalu sulit diprediksi hasilnya. Permainan bola selalu menawarkan sesuatu yang tidak pasti.

Bermain bola berbeda dengan perhitungan matematika. Satu tambah satu = dua. Dalam permainan bola, perhitungan matematika selalu bermakna  secara kontekstual.

Satu+satu = sesuai situasi. Sesuai bola bundar. Kita tidak pernah membayangkan Arab Saudi mampu mengalahkan juara bertahan Piala Dunia Argentina pada babak pertama pesta sepak bola sejagat itu di Qatar pada tahun 2022.

Padahal, di atas kertas dan berdasarkan rekam jejaknya, Argentina “seng ada lawan”. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved