Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada

Soal Wacana Pilkada DPRD, Edy Manaf: Mekanisme Partai Penentu

Wacana Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada via DPRD terus menguat jelang akhir tahun 2025 ini.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
ISTIMEWA
PILKADA DPRD - Ketua Harian PAN Sulsel, Edy Manaf, saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, beberapa waktu lalu. Edy sebut wacana pemilihan melalui DPRD sudah melalui kajian. 

 

Ringkasan Berita:
  • Edy Manaf menganggap wacana tersebut tentu telah melalui berbagai pertimbangan, baik dari sisi anggaran maupun dari kualitas kepemimpinan.
  • Keputusan akhir tetap bergantung pada sistem ketatanegaraan Indonesia.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui lembaga legislatif atau DPRD terus menguat.

Terlebih sudah ada beberapa partai setuju untuk menggelar Pilkada via DPRD.

PAN menjadi salah satu partai menyetujui tentang wacana tersebut.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan (DPW PAN Sulsel), Edy Manaf mengatakan wacana tersebut tentu telah melalui berbagai pertimbangan, baik dari sisi anggaran maupun dari kualitas kepemimpinan.

"Kemungkinan kajian tersebut dilihat dari sisi mudaratnya, baik dari sisi anggaran maupun dari sisi output atau kualitas kepemimpinan yang dihasilkan,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (30/12/2025).

Wakil Bupati Bulukumba itu menilai elite partai politik tentu telah mengkaji wacana tersebut secara menyeluruh dengan pertimbangan matang. 

Karena itu, jika gagasan tersebut benar-benar diwacanakan secara nasional, maka perlu dilihat dari sudut pandang kepentingan lebih luas.

Baca juga: Pilkada Dipilih DPRD Kembali Mengemuka: PKS Sulsel Belum Ambil Sikap, PKB Setuju

“Kalau wacana itu benar-benar diwacanakan, kita lihat saja apa yang terbaik untuk kepentingan masyarakat dan negara ini,” ungkapnya.

Persoalan integritas pemimpin yang dihasilkan jika pemilihan dilakukan melalui lembaga legislatif, kata Edy, semuanya akan sangat bergantung pada mekanisme internal partai politik.

“Jika itu dianggap terbaik oleh partai, berarti pasti ada mekanisme prosedural dan sistem yang digunakan untuk menentukan figur-figur yang dianggap mumpuni,” ujarnya.

Ia menegaskan, figur kepala daerah ideal setidaknya harus memiliki rekam jejak yang jelas, perjalanan karier yang baik, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan dan keberdayaan yang menunjang.

“Paling tidak dilihat dari track record-nya, kapasitasnya, dan aspek-aspek lainnya. Jika ini menjadi niat besar partai, seperti harapan Bapak Prabowo selaku Presiden, tentu ada pertimbangan besar di baliknya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menilai dinamika demokrasi selama ini kerap memunculkan gesekan sosial dan konflik horizontal yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved