Anjing yang Gigit Warga di Camba Maros Ternyata Positif Rabies, Waspada Penularan Lewat Air Liur
Virus ini menular melalui air liur hewan terinfeksi, umumnya lewat gigitan atau jilatan pada luka terbuka.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Korban diserang saat membuka pintu rumah sampingnya di Lingkungan Gattareng dalam kondisi gelap.
“Seekor anjing tiba-tiba melompat dan menggigit tangan kanan pasien. Pasien terjatuh, kemudian anjing tersebut kembali menggigit bagian lutut,” ujarnya.
Korban kemudian menuju Puskesmas didampingi ayahnya.
Lima menit kemudian, pasien berinisial F juga datang dengan kondisi serupa.
Korban diketahui sedang bermain di sekitar Pasar Rakyat Tobonggae, Lingkungan Gattareng.
“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit bagian bibir atas, kemudian kembali menyerang dan menggigit betis kiri,” jelasnya.
Serangan anjing liar kembali terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 06.18 Wita.
Warga berinisial G datang ke Puskesmas setelah diserang saat jogging di wilayah Mallisu, tepatnya di Tangkuli, depan Toko Putu Camba, Kelurahan Cempaniga.
“Secara tiba-tiba pasien diserang seekor anjing,” ujarnya.
Anjing tersebut menggigit tangan kiri korban di bagian pergelangan.
Korban kemudian kembali digigit di tangan kanan dan betis kanan saat berusaha melawan.
| Modus Tanya Atasan 'Ada Bos ta? Saya Mau Ambil Isi Kotak Amal' |
|
|---|
| Warga Desa Labuaja Maros Mau Bangun Musala dari Uang Hasil Pungli |
|
|---|
| Jumriah Buruh Tani Asal Maros Sulsel Terpilih Ikon Haji 2026 |
|
|---|
| Anjing Liar Ditembak Mati Setelah 6 Warga Camba Maros Jadi Korban Serangan |
|
|---|
| Hakim Agung Ibrahim Pulang ke SMAN 1 Maros, Bangga Hadir Perpisahan Almamater |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DIGIGIT-ANJING-ilustrasi-anjing-liar.jpg)