Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anjing yang Gigit Warga di Camba Maros Ternyata Positif Rabies, Waspada Penularan Lewat Air Liur

Virus ini menular melalui air liur hewan terinfeksi, umumnya lewat gigitan atau jilatan pada luka terbuka.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Kompas.com
DIGIGIT ANJING - ilustrasi anjing liar. Enam warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban gigitan anjing liar dalam rentang waktu Rabu (6/5/2026)  malam hingga Kamis pagi, (7/5/2026) 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Jamaluddin, mengeluarkan imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap rabies kepada masyarakat.

Masyarakat diminta rutin melakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan, khususnya anjing dan kucing, melalui UPTD Puskeswan Maros.

"Warga juga diimbau tidak melepasliarkan hewan peliharaan tanpa pengawasan," katanya.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan liar yang menunjukkan perilaku agresif atau tidak normal.

Jamaluddin juga meminta warga segera melapor kepada petugas apabila menemukan hewan dengan gejala rabies seperti agresif, mengeluarkan air liur berlebihan, berjalan sempoyongan, lumpuh, kehilangan nafsu makan, atau mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba.

Bagi warga yang mengalami gigitan hewan, agar segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama sekitar 15 menit.

"Setelah itu segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutupnya.

Sebelumnya, warga Camba menjadi korban gigitan anjing liar dalam rentang waktu Rabu (6/5/2026)  malam hingga Kamis pagi, (7/5/2026)

Seluruh korban mendapat penanganan medis di Puskesmas Camba.

Kronologi Kejadian

Kepala Puskesmas Camba, Fitriani mengatakan kasus pertama terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Korban berinisial H diserang saat berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat Isya.

“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit lutut kanan pasien, kemudian kembali menyerang lengan kanan, serta bagian kepala di belakang telinga kiri,” katanya, Kamis (7/5/2026).

Korban kemudian dilarikan keluarganya ke Puskesmas Camba untuk mendapatkan penanganan medis.

Tak lama berselang, sekitar pukul 19.12 Wita, Puskesmas kembali menerima pasien berinisial A dengan luka gigitan anjing.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved