Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Teror Anjing Liar di Camba Maros, Enam Warga jadi Korban

Kepala Puskesmas Camba, Fitriani mengatakan kasus pertama terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Kompas.com
DIGIGIT ANJING - ilustrasi anjing liar. Enam warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban gigitan anjing liar dalam rentang waktu Rabu (6/5/2026)  malam hingga Kamis pagi, (7/5/2026) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Enam warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban gigitan anjing liar dalam rentang waktu Rabu (6/5/2026)  malam hingga Kamis pagi, (7/5/2026)

Seluruh korban mendapat penanganan medis di Puskesmas Camba.

Dari enam korban, satu orang masih menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Kepala Puskesmas Camba, Fitriani mengatakan kasus pertama terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Korban berinisial H diserang saat berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat Isya.

“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit lutut kanan pasien, kemudian kembali menyerang lengan kanan, serta bagian kepala di belakang telinga kiri,” katanya, Kamis (7/5/2026).

Korban kemudian dilarikan keluarganya ke Puskesmas Camba untuk mendapatkan penanganan medis.

Tak lama berselang, sekitar pukul 19.12 Wita, Puskesmas kembali menerima pasien berinisial A dengan luka gigitan anjing.

Korban diserang saat membuka pintu rumah sampingnya di Lingkungan Gattareng dalam kondisi gelap.

“Seekor anjing tiba-tiba melompat dan menggigit tangan kanan pasien. Pasien terjatuh, kemudian anjing tersebut kembali menggigit bagian lutut,” ujarnya.

Korban kemudian menuju Puskesmas didampingi ayahnya.

Lima menit kemudian, pasien berinisial F juga datang dengan kondisi serupa.

Korban diketahui sedang bermain di sekitar Pasar Rakyat Tobonggae, Lingkungan Gattareng.

“Tiba-tiba seekor anjing menyerang dan menggigit bagian bibir atas, kemudian kembali menyerang dan menggigit betis kiri,” jelasnya.

Serangan anjing liar kembali terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 06.18 Wita.

Warga berinisial G datang ke Puskesmas setelah diserang saat jogging di wilayah Mallisu, tepatnya di Tangkuli, depan Toko Putu Camba, Kelurahan Cempaniga.

“Secara tiba-tiba pasien diserang seekor anjing,” ujarnya.

Anjing tersebut menggigit tangan kiri korban di bagian pergelangan.

Korban kemudian kembali digigit di tangan kanan dan betis kanan saat berusaha melawan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus mengatakan seluruh korban telah mendapat penanganan medis sesuai prosedur.

“Sementara jumlah pasien yang pulang ada lima orang dan satu masih dirawat di UGD,” katanya.

Menurut Yunus, korban terdiri dari tiga orang dewasa, dua lansia dan satu anak-anak.

Ia memastikan anjing yang menyerang warga merupakan anjing liar.

“Dan sudah diberikan vaksin rabies sesuai SOP penanganan gigitan anjing,” ujarnya.

Yunus menambahkan korban gigitan anjing wajib menjalani vaksin rabies sebanyak tiga kali.

Ia pun mengimbau warga segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gigitan anjing.

“Kalau ada warga yang digigit anjing agar segera dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan penanganan medis dan suntik vaksin rabies,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved