Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga BBM Naik

Mahasiswa Jakarta dan Kendari Sudah Turun ke Jalan, Makassar Masih Antre di SPBU

Hingga Kamis (11/6/2026) siang, belum tampak aksi demonstrasi yang secara khusus menyoroti kenaikan harga Pertamax.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
DEMO BBM – Kolase aksi penolakan kenaikan harga Pertamax di Jakarta (kiri) dan Kendari (kanan), yang diwarnai tuntutan terhadap pemerintah agar memberikan solusi atas meningkatnya beban hidup masyarakat. Sementara di Makassar (tengah), warga masih terlihat mengantre di SPBU menyusul kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hingga Kamis (11/6/2026), belum terlihat aksi demonstrasi terkait kebijakan tersebut. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai memicu gelombang protes di sejumlah daerah di Indonesia.

Di Jakarta, mahasiswa turun ke jalan membawa tuntutan penolakan kenaikan harga BBM.

Sementara di Kendari, Sulawesi Tenggara, aksi demonstrasi bahkan diwarnai pembakaran ban bekas di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan.

Namun suasana berbeda justru terlihat di Makassar.

Hingga Kamis (11/6/2026) siang, belum tampak aksi demonstrasi yang secara khusus menyoroti kenaikan harga Pertamax.

Tidak ada massa mahasiswa yang berunjuk rasa maupun penutupan jalan akibat aksi penolakan kebijakan tersebut.

Yang terlihat justru antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama pada jalur pengisian Pertalite.

Kenaikan harga Pertamax mulai berlaku sejak Rabu (10/6/2026) di seluruh wilayah pemasaran Pertamina.

Berdasarkan keterangan resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Artinya, terjadi kenaikan sebesar Rp3.950 per liter atau sekitar 32 persen.

Sementara itu, Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Kebijakan tersebut langsung memicu reaksi di berbagai daerah karena dinilai akan berdampak pada biaya transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan pokok masyarakat.

Di Jakarta, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Pusat-Utara menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026) malam.

Mereka menilai kenaikan harga Pertamax akan memperberat beban masyarakat yang saat ini juga menghadapi tekanan ekonomi akibat naiknya berbagai kebutuhan hidup.

Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara, Amiruddin Emon, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk respons terhadap sejumlah persoalan nasional yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved