Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

6 dari 14 Anak di Pannampu Makassar Keluar dari Status Stunting

Hasilnya sebanyak 6 dari 14 anak penerima manfaat atau sekitar 43 persen dari keseluruhan penerima manfaat dinyatakan keluar dari status stunting

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
CEGAH STUNTING - Potret petugas kesehatan bersama orangtua mengukur tinggi badan balita dalam kegiatan Program Nusantara Peduli Stunting di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikirim ke Tribun-Timur.com, Selasa (9/6/2026). Program Nusantara Peduli Stunting yang diinisiasi pengelola Jalan Tol Makassar, PT Makassar Metro Network dan PT Makassar Airport Network menunjukkan hasil nyata bagi penerima manfaat. (Pengelola Jalan Tol Makassar) 

Menariknya, seluruh PMT diproduksi oleh pelaku usaha katering yang berada di sekitar wilayah pelaksanaan program.

Sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi penerima manfaat, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi lokal.

Plt Asisten I Pemerintah Kota Makassar yang juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan keberhasilan penanganan stunting membutuhkan kerja bersama yang dilakukan secara konsisten hingga ke tingkat keluarga.

Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Tetapi dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat.

“Program Nusantara Peduli Stunting ini menunjukkan bahwa ketika seluruh pihak bekerja bersama dan hadir secara konsisten di tengah masyarakat, perubahan nyata dapat tercipta. Kami mengapresiasi keberlanjutan program ini sebagai bagian dari upaya bersama menurunkan angka stunting di Kota Makassar,” kata Andi Irwan Bangsawan.

Untuk memastikan intervensi berjalan sesuai rencana, proses distribusi dan konsumsi PMT dipantau setiap harinya oleh kader posyandu setempat.

Hasil pemantauan kemudian dilaporkan secara rutin melalui grup komunikasi yang melibatkan tim pendamping dan para pemangku kepentingan program sehingga setiap kendala dapat segera direspons dan ditindaklanjuti.

Pencapaian program juga terlihat pada kelompok ibu hamil penerima manfaat.

Selain enam anak yang telah keluar dari status stunting, empat ibu hamil penerima manfaat yang telah melahirkan.

Tiga di antaranya melahirkan bayi dengan berat dan panjang badan normal dan mendapatkan layanan pendampingan lanjutan dari RS Hermina Makassar.

Sementara itu, satu penerima manfaat terus
mendapatkan pemantauan dan penanganan kesehatan lanjutan secara intensif.

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved