Dosen UT Makassar Latih Mahasiswa KIP-K Manajemen Manfaatkan AI Secara Bijak
Dosen UT Makassar melatih mahasiswa KIP-K Manajemen memanfaatkan AI secara cerdas, etis, dan produktif.
TRIBUN-TIMUR.COM – Universitas Terbuka (UT) Makassar terus berupaya meningkatkan literasi dan kompetensi digital mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi terkini.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat tema pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Program Studi Manajemen.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tutorial UT Makassar pada Senin (2/6) tersebut dilaksanakan oleh tim dosen UT Makassar yang terdiri atas Drs. Jamil, M.Pd., Drs. Muin, M.Pd., dan Drs. Arifin Tahir, M.Pd.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI secara produktif dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, para dosen memberikan pemahaman mengenai peluang sekaligus tantangan penggunaan AI di dunia pendidikan.
Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai manfaat AI, mulai dari personalisasi pembelajaran hingga pemanfaatannya sebagai asisten belajar interaktif yang dapat membantu memahami materi perkuliahan secara lebih efektif.
Di sisi lain, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat muncul akibat penggunaan AI secara tidak bijaksana, seperti ketergantungan terhadap jawaban instan yang berpotensi menurunkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis, serta ancaman pelanggaran integritas akademik berupa plagiarisme dan penyalahgunaan teknologi.
Tim dosen menekankan bahwa kecerdasan buatan sejatinya merupakan instrumen inovatif yang dapat mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan efisiensi pengelolaan pendidikan.
Namun demikian, perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut adanya penerapan etika digital yang kuat agar pemanfaatan AI tetap sejalan dengan nilai-nilai akademik dan berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada konsep tata kelola AI yang berpusat pada manusia (human-centered AI), termasuk pentingnya menjaga privasi data dan menjadikan teknologi sebagai sarana pendukung, bukan pengganti kemampuan berpikir serta kreativitas mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UT Makassar berharap mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.
“Pemanfaatan AI harus ditempatkan sebagai alat bantu yang mendukung proses belajar, bukan menggantikan peran manusia dalam berpikir kritis, berkreasi, dan menjaga integritas akademik. Dengan literasi digital yang baik, mahasiswa akan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing di masa depan,” ujar tim dosen UT Makassar.(*)
| Pendaftaran Pascasarjana Universitas Terbuka Dibuka, Tes Masuk Digelar 7 Juni 2026 |
|
|---|
| Baru Tiga Pekan Dibuka, Pendaftar UT Makassar Tembus 2.217 Calon Mahasiswa |
|
|---|
| Momentum Harkitnas 2026, UT Makassar Ajak Civitas Akademika Bijak Bermedia Digital |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Direktur UT Makassar Tegaskan Peran Pendidikan Menuju Indonesia Emas |
|
|---|
| Hari Kedua Wisuda, UT Makassar Cetak 744 Lulusan Berdaya Saing Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemanfaatan-kecerdasan-buatanAI.jpg)