Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Wali Kota Makassar Soroti RT/RW yang Tidak Aktif: Semau-maunya Saja

Pernyataan itu disampaikannya saat mengunjungi Urban Farming Perumahan Berlian Permai, Jl Tamangapa Raya 5, Selasa (9/6/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
KINERJA RT - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti masih adanya ketua RT dan RW yang dinilai belum aktif menjalankan peran di lingkungan masing-masing. Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Urban Farming di Perumahan Berlian Permai, Jl. Tamangapa Raya 5, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri RT/RW setempat, lurah, Camat Manggala, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti banyak ketua RT dan RW yang dinilai belum aktif menjalankan peran di lingkungan masing-masing.

Pernyataan itu disampaikannya saat mengunjungi Urban Farming Perumahan Berlian Permai, Jl Tamangapa Raya 5, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri para RT/RW setempat, lurah, Camat Manggala, dan pejabat Pemkot Makassar.

Menurut Munafri, RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Namun, tidak semua pengurus menunjukkan kinerja yang sama.

"Saya mohon maaf, tidak semua RT/RW aktif. Ada juga yang semau-maunya saja," ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena pembangunan lingkungan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Munafri menegaskan, RT dan RW yang tidak aktif bisa diganti.

Pemerintah akan melakukan penilaian berbasis indikator objektif, termasuk partisipasi warga, pelaksanaan program, dan inisiatif kegiatan lingkungan.

RT/RW yang terbukti tidak menjalankan tugasnya secara konsisten akan diganti dengan pengurus yang lebih proaktif.

Wali Kota juga menekankan pentingnya ketua RT/RW menjadi teladan dan mampu menggerakkan warga melakukan kegiatan bermanfaat, tidak hanya mengurus administrasi.

Ia menambahkan, RT/RW berprestasi akan mendapat penghargaan berupa dana yang bisa digunakan untuk membenahi fasilitas lingkungan.

"Anggaplah uang Rp100 juta bisa dipakai masyarakat untuk membenahi fasilitas yang ada," katanya.

Munafri mendorong pengembangan urban farming, budidaya tanaman, perikanan, dan peternakan skala lingkungan.

Pendampingan akan dilakukan oleh dinas terkait dan pihak swasta agar program berkelanjutan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved