Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembajakan

Detik-detik Kepala Ashari Samadikun Ditodong Senjata Perompak Somalia

Ashari Samadikun bersembunyi di dalam kamarnya saat bajak laut alias perompak Somalia menaiki kapal mereka

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Tangkapan layar saat Ashari Samadikun (33) kapten kapal tangker Honour 25 yang disandera perompak Somalia video call teman seangkatannya di PIP Makassar. (Dok. Tribun-Timur.com/Muslimin Emba) 

"Anakku ini selalu berpesan jangan banyak dipikir mama," ucap ibu enam anak ini sambil terisak.

"Memang anak saya ini betul-betul tulang punggung keluarga, anak saya Ashari," tambahnya menyeka air mata.

Di mata Aminah, anak ketiganya dari enam bersaudara ini, adalah sosok putra yang baik.

Ia penyantun, penyayang terhadap istri, anak dan saudara-saudaranya.

"Sangat baik ke adek-adeknya, dengan orangtua, itu saya sangat sedih, terpukul, ketika mendengar berita anak saya," ucap Aminah.

Sebelum berangkat untuk kali keduanya menahkodai kapal menuju Somalia, Aminah mengaku sempat khawatir.

Namun tekad anaknya mencari nafkah untuk istri dan dua anaknya sudah sangat bulat.

"Ini sudah dua kali ke Somalia. Yang pertama itu dua bulan baru pulang lagi," sebut Aminah.

"Dia pulang itu, dia sekolah lagi, ambil, Kaptennya. Sembilan bulan baru naik, ini mi sekarang keadaannya," sambungnya.

Aminah pun meminta kemurahan hati Presiden Prabowo Subianto untuk mengerahkan kementrian terkait agar bisa membebaskan anaknya dan 16 kru lainnya.

"Anak saya sekarang dalam keadaan minta pertolongan dari pak Prabowo. Pak Prabowo presiden kita, minta tolong pak. Minta tolong sekali pak. Sudah beberapa hari ditahan perompak Somalia," pintanya dengan mata berkaca-kaca.

Harapan yang sama diungkapkan istri Ashari Samadikun, Santi Sanaya (26).

"Harapannya saya dan keluarga, semoga secepatnya ini selesai, suamiku pulang dan kru yang lain juga pulang dengan selamat, sehat, tidak kurang satu apapun," harap Santi.

Santi bercerita, awal mula ia mendapat kabar aksi pembajakan kapal oleh perompak Somalia itu, melalui voice note dari Ashar.

"Tanggal 21 April jam setengah 8 malam, suamiku VN (voice note) katanya kapalnya diserang bajak laut," kata Santi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved