Pembajakan
Ibu Kapten Kapal yang Disandera Perompak Somalia: Pak Prabowo, Bantu Anak Saya
Selasa malam, 21 April 2026, tepat sepekan lalu, seharusnya menjadi malam biasa bagi Santi Sanaya (26), istri Capt Ashari Samadikun (33).
TRIBUN-TIMUR.COM - Selasa malam, 21 April 2026, tepat sepekan lalu, seharusnya menjadi malam biasa bagi Santi Sanaya (26).
Namun, sebuah pesan suara (voice note) yang masuk ke ponselnya mengubah segalanya.
Di ujung sana, suara suaminya, Capt Ashari Samadikun (33), terdengar terburu-buru di tengah kebisingan.
"Suami saya bilang kapalnya diserang bajak laut," tutur Santi dengan nada suara bergetar.
Di balik rekaman itu, Santi mendengar bunyi beruntun yang menghantam kaca ruang kemudi (bridge) kapal tanker MT Honour 25, mirip adegan dalam film Captain Philips (2013).
Bunyi itu pendek dan tajam, menyerupai letupan popcorn.
Belakangan ia sadar, itu bukan suara jagung meletup, melainkan rentetan peluru yang diletuskan perompak Somalia untuk memaksa nakhoda asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu menyerah.
Setelah hari-hari penuh kesunyian dan ponsel yang tidak aktif, sebuah panggilan video pada Jumat (24/4/2026) malam membawa sedikit napas lega, sekaligus ketakutan baru.
Melalui layar ponsel, Santi bisa melihat wajah suaminya.
Baca juga: Kapten Ashari dari Gowa ke Perompak Somalia: Saya Muslim, Jangan Tembak
Ashari, alumnus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar tersebut, mengabarkan bahwa dirinya masih bertahan hidup.
Namun, kabar itu dibumbui ancaman maut.
Di atas kapal yang berlayar dari Oman tersebut, nyawa 17 kru—termasuk empat warga negara Indonesia—berada di ujung tanduk.
Para perompak tak segan memberikan tenggat waktu yang mengerikan.
"Kemarin dulu dia sempat bilang, 'Kalau tidak ditebus malam ini, kami akan dieksekusi'," kata Santi menirukan ucapan suaminya.
Kalimat itu bagaikan petir bagi Santi dan ibu mertuanya yang setia menunggu di kediaman mereka.
| Detik-detik Mencekam Kapten Kapal Asal Gowa Disandera Perompak Somalia: Ada Senjatanya, Mati Kita |
|
|---|
| Kapten Ashari dari Gowa ke Perompak Somalia: Saya Muslim, Jangan Tembak |
|
|---|
| Kapten Ashari: Kami Dikepung Tiga Boat Perompak Somalia |
|
|---|
| Pelaut Gowa Disandera di Somalia, Camat Pattallassang Temui Orangtua Kapten Ashari |
|
|---|
| Tangis Istri Kapten Asal Gowa Pecah Ceritakan Suami Disandera Perompak di Laut Somalia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Siti-Aminah-saat-menunjukkan-foto-Capt-Ashari-Samadikun-1-2842026.jpg)