Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Israel Serang Iran

Harga Kantong Plastik di Makassar Naik Imbas Konflik Timur Tengah, UMKM Terdampak

Kantong plastik tahan panas isi 400 gram, yang banyak digunakan untuk membungkus makanan dari harga Rp14.500 kemudian naik menjadi Rp24.000.

Penulis: Makmur | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Makmur
HARGA PLASTIK - Salah satu karyawan Makassar Plastik saat menjelaskan terkait harga kantong plastik yang mengalami kenaikan di toko Makassar Plastik, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (5/4/2026). Kenaikan harga produk plastik mulai terjadi sejak akhir Maret, persentasenya bervariasi pada tiap jenis, mulai dari 10, 20, hingga 50 persen. 
Ringkasan Berita:
  • Kantong plastik tahan panas isi 400 gram, yang banyak digunakan untuk membungkus makanan dari harga Rp14.500 kemudian naik menjadi Rp24.000.
  • Kotak mika yang biasa dipakai penjual nasi kuning, juga ikut naik dari harga Rp17.000, kini menjadi Rp21.000 untuk 100 pcs.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Harga produk berbahan plastik mengalami kenaikan drastis di Kota Makassar.

‎Hal itu berdasarkan pantauan Tribun Timur di toko Makassar Plastik, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (5/4/2026).

‎“Semua yang berbahan plastik naik,” kata Nuriati, salah satu karyawan toko yang ditemui Tribun Timur. 

‎Kenaikan harga produk plastik ini mulai terjadi sejak akhir Maret.

‎Persentasenya bervariasi pada tiap jenis, mulai dari 10, 20, hingga 50 persen.

‎Sejumlah jenis plastik yang paling banyak dicari mengalami kenaikan signifikan.

‎Kantong plastik tahan panas isi 400 gram, yang banyak digunakan untuk membungkus makanan, mengalami kenaikan dua kali. 

Baca juga: Di Tengah Bayang Konflik Iran–Israel, Stok dan Harga Beras Sulsel Tetap Aman

Dari harga Rp14.500, sempat naik menjadi Rp21.000, kemudian naik lagi sekarang menjadi Rp24.000.

‎Kantong plastik ukuran lebih kecil juga mengalami kenaikan.

‎Kantong plastik yang banyak digunakan pedagang bakso ini, naik dari Rp10.500 menjadi Rp12.500.

‎Kotak mika yang biasa dipakai penjual nasi kuning, juga ikut naik. Dari harga Rp17.000, kini menjadi Rp21.000 untuk 100 pcs.

‎Kotak mika ukuran lebih besar juga ikut naik harganya, dari Rp35.000 menjadi Rp40.000.

‎Gelas cup yang sering digunakan sebagai kemasan minuman UMKM juga mengalami kenaikan drastis. 

‎Dari Rp8.000 kini menjadi Rp14.500 untuk 50 pcs.

Baca juga: Mengapa Konflik Iran Bisa Menaikkan Harga Energi Indonesia?

Thinwall, plastik kotak yang biasa digunakan UMKM makanan, juga mengalami kenaikan harga. Dari Rp28.000 menjadi Rp33.500 untuk isi 25 pcs ukuran 200 ml.

‎"Bahkan karung pun naik harganya,” kata Nur. 

‎Menurut Nur, berdasarkan informasi yang ia peroleh, kenaikan ini disebabkan oleh kelangkaan bahan baku yang diduga berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.

‎“Susah bahan baku, itu yang kami tahu,” ucapnya.

‎Meski terjadi kenaikan harga, menurut Nur, jumlah pembeli tidak mengalami penurunan signifikan.

‎“Masih sama, tidak ada perubahan,” ucapnya.

‎Sementara itu, Fadel, pengusaha UMKM minuman kopi di Kabupaten Gowa, mengatakan kenaikan harga ini cukup berpengaruh terhadap usahanya karena menambah biaya modal.

‎Meski demikian, ia mengaku belum menaikkan harga produknya.

‎“Masih batas wajar, jadi belum kami naikkan. Kecuali semua bahan ikut naik, pasti kami naikkan,” ucapnya saat ditemui di depan toko Makassar Plastik seusai berbelanja.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved