Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Israel Serang Iran

Harga Minyak Dunia Diprediksi Naik Imbas Israel Serang Iran, Legislator Bone: Waspada Penimbunan BBM

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ketersediaan BBM untuk sementara waktu masih dalam kondisi aman.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Wahdaniar
HARGA MINYAK - Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Idris Alang saat ditemui, Rabu (11/3/2026). DPRD Bone prediksi harga BBM bisa naik imbas konflik Timur Tengah, waspadai penimbunan Jelang Lebaran.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Idris Alang memprediksi harga bahan bakar minyak (BBM) berpotensi mengalami kenaikan imbas konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, situasi geopolitik tersebut dapat berdampak terhadap pasokan dan harga minyak dunia yang pada akhirnya turut memengaruhi harga energi di dalam negeri.

“Kalau secara pribadi saya prediksi pasti berdampak ke depan. Bisa saja ada rekayasa harga atau penyesuaian harga karena kondisi pasokan minyak dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Timur, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, jika pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah mengalami kendala akibat konflik, maka sumber minyak dari wilayah lain tentu memiliki harga yang berbeda.

Hal tersebut berpotensi memicu kenaikan harga BBM di masa mendatang.

“Kalau pengambilan minyak tidak lagi di Timur Tengah dan dialihkan ke tempat lain, tentu beda harga. Itu yang kita antisipasi ke depan,” katanya.

Baca juga: DPRD Makassar Minta Antisipasi Penimbunan BBM Jelang Idul Fitri

Meski demikian, ia menyebut berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ketersediaan BBM untuk sementara waktu masih dalam kondisi aman.

“Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, stok BBM aman sampai sekitar 20 hari ke depan setelah Lebaran,” jelasnya.

Namun ia mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah tetap perlu diwaspadai karena dapat berdampak besar terhadap stabilitas energi global.

“Perang di Timur Tengah ini sangat berpengaruh. Apalagi tanker-tanker Pertamina masih ada yang standby di sana,” katanya.

Selain itu, ia juga mewanti-wanti adanya potensi penimbunan BBM menjelang Hari Raya Idulfitri yang dapat memicu kelangkaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, praktik penimbunan harus diantisipasi sejak dini agar distribusi BBM tetap berjalan normal.

“Kita juga mengawasi jangan sampai ada penimbunan BBM. Kalau ada penimbunan tentu bisa membuat BBM langka,” ujarnya.

Ia menegaskan apabila ditemukan praktik penimbunan BBM, maka aparat penegak hukum harus segera turun tangan untuk melakukan penindakan.

“Kalau ada penimbunan BBM, tentu harus ditindak oleh pihak kepolisian dan aparat terkait,” tegasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved