DPRD Makassar
DPRD Makassar Minta WFA Jangan Ganggu Pelayanan Publik
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso menanggapi rencana Work From Anywhere (WFA)
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
Selain itu, unit pelayanan publik seperti layanan kesehatan hingga kependudukan tetap beroperasi seperti biasa.
Camat, lurah, serta organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat tetap bekerja di kantor.
Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
Selain WFH, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan skema Work From Anywhere (WFA).
Rencananya, WFA akan diterapkan setiap hari Rabu.
Namun kebijakan WFA ini masih dalam tahap penyusunan dan akan segera dituangkan dalam edaran resmi.
“Kita juga minta tambah Work From Anywhere, itu hari Rabu,” jelasnya.
Ia menegaskan, penerapan dua skema kerja ini tetap berorientasi pada efisiensi.
Penggunaan listrik di kantor akan diatur agar lebih hemat selama penerapan WFH dan WFA.
Begitu pula dengan penggunaan BBM yang diharapkan dapat ditekan.
Menurutnya, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengikuti arah kebijakan nasional.
Terkait waktu penerapan, kebijakan WFH mulai diberlakukan bulan ini.
“Pekan depan sudah mulai,” ujarnya.(*)
| Ketua DPRD Makassar Antar Ibunda Berangkat Haji |
|
|---|
| Pekuburan di Makassar Sudah Penuh, Legislator Muchlis Misbah: Pemkot Segera Antisipasi |
|
|---|
| Kantor DPRD Makassar Terapkan Sistem Pilah Sampah, Wujud Nyata Dukungan Program Wali Kota |
|
|---|
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260401_WFA-DPRD_wfa-dprd-makassar.jpg)