Tempuh 731 Kilometer, Ayah 71 Tahun Datang ke Makassar Cari Putrinya, Laporan Ditolak Polisi
Namanya Hamzah Sahari (71), warga Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Cerita Terakhir Sebelum Hilang
Sebelum komunikasi terputus, Siti sempat bercerita kepada ibunya bahwa ada seorang pria di Makassar yang berniat melamarnya.
Pria tersebut disebut bekerja di salah satu rumah sakit.
Namun Siti menolak secara halus.
“Anak saya bilang ke ibunya, dia baru bekerja dan orang tuanya juga masih sibuk, jadi belum siap menikah,” ungkap Hamzah.
Sejak saat itu, kabar tentang Siti seolah menghilang.
Menyusuri Makassar dengan Harapan
Merasa khawatir terjadi sesuatu, Hamzah akhirnya memutuskan berangkat ke Makassar.
Ia tiba pada Minggu, 8 Maret 2026.
Di kota ini, ia dibantu seorang kenalannya bernama H Idham, warga Tamalanrea, yang menampungnya sementara.
Hari pertama di Makassar, Hamzah dan Idham langsung mencari keberadaan Siti.
Mereka mendatangi tempat kerja Siti di Jalan AP Pettarani.
Namun jawaban yang didapat justru membuat hati Hamzah semakin hancur.
Pihak restoran mengatakan bahwa Siti sudah keluar dari pekerjaan dan disebut membawa kabur uang perusahaan.
“Saya langsung bilang, berarti anak saya ini buronan. Kalau begitu kenapa tidak dilaporkan ke polisi?” kata Hamzah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/AYAH-CARI-ANAK-Hamzah-Sahari-71-asal-Gorontalo.jpg)