Makassar Mulia
Infografis: Investasi di Kota Makassar Tembus Rp1,23 T
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Realisasi investasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan pertama 2026 (Januari-Maret) menunjukkan tren positif.
Nilai investasi yang masuk Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp1,23 triliun.
Data tersebut berdasarkan laporan realisasi investasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar.
Kepala DPMPTSP Makassar, Mario Said mengatakan peningkatan itu menjadi sinyal kuat bahwa iklim investasi di Makassar masih sangat diminati pelaku usaha.
"Tahun ini ada peningkatan realisasi investasi dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Makassar masih sangat baik," kata Mario, Kamis (7/5/2026).
Pada triwulan pertama 2025, realisasi investasi Makassar tercatat Rp1,13 triliun.
Angka itu meningkat menjadi Rp1,23 triliun pada periode yang sama tahun ini.
"Secara total ada kenaikan sekitar 8,88 persen atau bertambah kurang lebih Rp100 miliar," ujarnya.
Investasi tersebut masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Nilainya mencapai Rp1,12 triliun atau sekitar 91,17 persen dari total investasi yang masuk ke Makassar.
Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp109,08 miliar atau sekitar 8,83 persen.
"Investor domestik masih mendominasi investasi di Makassar. Ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
PMDN meningkat signifikan dibanding tahun lalu. Pada triwulan pertama 2025, nilai PMDN Rp789,82 miliar. Kemudian naik menjadi Rp1,12 triliun pada tahun 2026.
"PMDN meningkat sekitar 42 persen. Artinya aktivitas usaha dalam negeri berkembang cukup pesat," kata Mario.
Sementara investasi PMA turun dibanding tahun sebelumnya. Pada Januari-Maret 2025, PMA tercatat Rp 344,39 miliar.
Sedangkan pada periode yang sama tahun 2026 turun menjadi Rp109,08 miliar.
"Meski PMA turun, secara keseluruhan total investasi tetap meningkat karena dorongan PMDN cukup besar," kata Mario.
Baca juga: Singapura Rajai Investasi Asing di Makassar Triwulan I 2026, Tembus Rp82,5 M
Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi penyumbang investasi terbesar di Kota Makassar.
Nilai investasi sektor tersebut mencapai Rp289,95 miliar.
Posisi kedua ditempati sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi dengan nilai investasi Rp286,68 miliar.
Kemudian hotel dan restoran menyumbang Rp184,39 miliar.
"Sektor jasa dan pendukung pariwisata juga mulai bergerak naik," kata Mario.
Sektor jasa lainnya mencatat investasi Rp113,88 miliar.
Sedangkan industri makanan mencapai Rp 101,35 miliar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260507-Kepala-DPMPTSP-Kota-Makassar-Mario-Said.jpg)