Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Universitas Muslim Indonesia

Launching Program Studi PPGA UMI Jelang Milad ke-72 Dihadiri Dirjen PAI Kemenag

UMI kembali menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai kampus Islam yang unggul, berdaya saing global, dan tetap dekat dengan umat.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
UMI MAKASSAR - Dirjen PAI Kementrian Agama Prof Dr H Suyitno menyerahkan SK Program Studi PPGA ke Rektor UMI Prof Dr H Hambali Thalib di GOR UMI, Jumat (8/5/2026). PPGA UMI akan diarahkan untuk melahirkan guru agama yang tidak hanya cakap mengajar, tetapi juga menjadi teladan, penjaga akhlak, penjaga nilai, dan penjaga masa depan generasi bangsa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jelang Milad ke-72, Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaunching Program Studi Pendidikan Profesi Guru Agama (PPGA).

Launching ini istimewa karena Surat Keputusan (SK) Program Studi PPGA diserahkan langsung Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Suyitno, ke UMI.

Peluncuran PPGA ini berlangsung khidmat penuh suasana kekeluargaan di sela dzikir dan doa bulanan yang rutin digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) UMI, Jumat (8/5/2026).

GOR berkapasitas 3000 orang ini berlokasi di kampus 2 UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain Launching PPGA, pada kesempatan itu, UMI juga meluncurkan logo Milad ke-72 UMI dan film ketiga UMI "Bukan Hanya Ilmu".

Rektor UMI, Prof Dr H Hambali Thalib, dalam sambutannya mengungkapkan, kehadiran Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam forum Zikir Bulanan UMI merupakan kehormatan besar sekaligus kebahagiaan mendalam bagi keluarga besar UMI.

"Kehadiran Bapak Dirjen bukan sekadar bentuk perhatian kelembagaan, tetapi juga menjadi tanda dukungan, cinta, doa baik, dan kemewahan spiritual bagi perjalanan Universitas Muslim Indonesia ke depan," ujarnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut, bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum syukur atas perjalanan panjang Universitas Muslim Indonesia yang kini memasuki usia ke-72 tahun.

Baca juga: Adopsi Ujung Pena, UMI Luncurkan Logo Milad ke-72 Sarat Makna Islami dan Perabadan

UMI yang lahir pada 23 Juni 1954, lanjutnya, tumbuh dari perjuangan, doa, pengorbanan, dan cita-cita besar untuk membangun umat melalui pendidikan.

Di usia ke-72 tahun, UMI kembali menorehkan capaian strategis dengan menjadi perguruan tinggi pertama di luar Pulau Jawa, baik PTN maupun PTS, yang meraih Akreditasi Unggul.

Selain itu, UMI juga menjadi salah satu perguruan tinggi swasta dengan jumlah Guru Besar terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 117 Guru Besar yang terus memperkuat tradisi ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Ini bukan hanya capaian institusi, tetapi buah dari ketulusan, kebersamaan, dan doa panjang seluruh keluarga besar UMI," ungkapnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa UMI terus menjaga keseimbangan antara penguatan akademik dan penguatan spiritualitas kampus.

Sejak tahun 2000, UMI menghadirkan program Pencerahan Qalbu yang wajib diikuti mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin Padang Lampe, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Berjarak sekitar 70 kilometer dari Kota Makassar, pesantren UMI itu kapasitas lebih dari 1000 tempat tidur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved