Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bawaslu Sulsel Jadikan Ramadan Momentum Penguatan Pengawasan Demokrasi

Kegiatan bertajuk Ngabuburit Pengawasan dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Bawaslu Sulsel.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
BAWASLU SULSEL - Wapimred Tribun Timur AS Kambie (kedua dari kanan) dan pegiat demokrasi Abdul Karim (tengah) menjadi narasumber dalam diskusi Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Sulsel. Kegiatan ini digelar di Kantor Bawaslu Sulsel, Selasa (10/3/2026) sore, sebagai bagian dari program Bawaslu RI. 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Bawaslu Sulsel memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana memperkuat pengawasan demokrasi. 

Kegiatan bertajuk Ngabuburit Pengawasan dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Selasa (9/3/2026) sore.

Ini merupakan implementasi program Bawaslu RI yang menekankan kolaborasi antara Bawaslu, pegiat demokrasi, dan jurnalis.

Mengusung tema, “Bersama Media, Awasi Demokrasi.”

Forum ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas diseminasi informasi pengawasan pemilu kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, Anggota Bawaslu Sulsel Alamsyah dan Saiful Jihad.

Menghadirkan dua narasumber yakni Anggota Majelis Demokrasi dan Humaniora Abdul Karim dan Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur AS Kambie.

Anggota Bawaslu Sulsel Alamsyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus persiapan menyambut pesta demokrasi. 

Baca juga: Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Sulsel Waspadai Mobilitas Penduduk Pengaruhi Data Pemilih

Menurutnya, pengawasan demokrasi harus tetap berjalan meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

“Ini juga merupakan bagian dari evaluasi dan persiapan menyambut pesta demokrasi berikutnya. Pengawasan harus tetap berjalan meski saat ini berada di luar tahapan pemilu atau pilkada,” ujar Alamsyah.

Ia menambahkan, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Ramadan menjadi momentum yang baik untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu dan pilkada yang telah berlangsung, sekaligus memperkuat kesiapan pengawasan ke depan,” katanya.

Sementara itu, AS Kambie mengapresiasi inisiatif Bawaslu Sulsel yang dinilai konsisten membangun komunikasi dan merawat silaturahmi dengan kalangan jurnalis.

“Saya mengapresiasi inisiatif Bawaslu Sulsel yang selalu konsisten memberikan informasi dan merawat silaturahmi dengan media, salah satunya melalui kegiatan diskusi seperti ini,” ujar AS Kambie.

Menurutnya, hubungan antara media dan Bawaslu perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved