Wawancara Eksklusif Tribun Timur
Iran di Persimpangan: Politik, Agama dan Suksesi Ali Khamenei
Iran secara sosial adalah masyarakat ramah dan sangat menghargai sesama umat manusia.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Inilah yang dinilai memperkeruh ketegangan dan memperkuat rivalitas di Timur Tengah.
Ke depan, meski prosesnya masih panjang, jika terjadi perubahan rezim di Iran, ada kemungkinan sistem pemerintahan bergeser menjadi monarki konstitusional yang lebih terpusat dan cenderung otoriter.
Selama ini juga muncul wacana bahwa Amerika Serikat terlibat dalam proses politik tertentu dengan memberikan dukungan kepada figur yang dianggap dekat dengan mereka, seperti Reza Pahlavi.
Pandangan masyarakat Iran soal Ali Khamenei?
Supa Athana: Sosok Ali Khamenei figur dengan atribut tertinggi di Iran.
Dalam karier politiknya, dia pernah menjabat Presiden dan Rahbar (pemimpin tertinggi), sehingga posisinya sangat lengkap dan kuat.
Status politik itu kemudian dipadukan dengan struktur keagamaan dalam tradisi Syiah.
Kombinasi ini membuatnya tidak hanya memiliki kekuasaan politik, tetapi juga legitimasi keagamaan yang diakui dan dipatuhi oleh masyarakat Iran.
Dengan latar belakang dan kapasitas tersebut, nyaris tidak ada figur individu lebih kuat darinya.
Itulah yang membuat Ali Khamenei memiliki pengaruh besar dan dicintai oleh pendukungnya di Iran.
Pendapat Anda soal Presiden Prabowo siap jadi mediator?
Syahrir Karim: Saya agak pesimis dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan menjadi mediator perdamaian kedua negara, terlebih dalam situasi pascawafatnya Ali Khamenei.
Menurut saya, Presiden Prabowo belum pernah secara tegas mengecam tindakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Hal ini tentu menjadi sorotan dan dinilai sebagian pihak sebagai sikap yang kurang jelas.
Saya melihat pemerintah Indonesia belum memaksimalkan peluang untuk mendorong proses perdamaian.
Wawancara Khusus Tribun Timur
Ali Khamenei
Ayatollah Ali Khamenei
Iran
Iran-Israel
Israel
Amerika Serikat
| Normalisasi Israel Picu Penolakan Publik di Kawasan |
|
|---|
| Cerdas Kendalikan Hama: Ingat, Tikus Itu Cerdas dan Adaptif |
|
|---|
| Pesan Waisak 2025: Kendalikan Tiga Akar Kejahatan |
|
|---|
| Cerita Herdianto Marzuki Ketua DPRD Morowali, Alumnus UMI Pilih Ngekos 2 Periode |
|
|---|
| Kunci Haji Mabrur: Jaga Niat, Pulang Jadi Pribadi Bermanfaat |
|
|---|