Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Makassar

Warga Blok 8 Perumnas Antang Makassar Masih Tunggu Air Surut: Cobaan Juga Ini

Meski hujan sudah berhenti, air tetap tinggi di Blok 8 Antang . BPBD menyiagakan perahu karet untuk evakuasi darurat.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
BANJIR ANTANG – Warga memantau genangan di Blok 8 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (26/2/2026). Meski hujan telah berhenti sejak semalam, air belum surut. BPBD menyiagakan perahu karet untuk evakuasi darurat. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir di Blok 8 Perumnas Antang, Makassar, belum surut meski hujan berhenti. 
  • Warga tetap bertahan di rumah bertingkat dan pengungsian. 
  • Aktivitas terganggu, jalanan terendam. 
  • BPBD menyiagakan perahu karet dan kendaraan operasional untuk antisipasi evakuasi.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Air masih menutup Blok 8 Perumnas Antang, Makassar.

Warga bertahan di rumah dan pengungsian sambil menunggu BPBD mengevakuasi jika hujan kembali turun.

Pantauan Tribun-Timur.com pada Kamis (26/2/2026), air masih menutupi akses masuk menuju Jl Kecaping Raya di Blok 8.

Kondisi jalan yang menurun, membuat air dari kejauhan sudah nampak menutupi Jl Kecaping Raya.

Mobil dan motor warga terparkir di jalanan yang relatif lebih tinggi.

Sebagian warga nampak memandang air yang tidak kunjung surut.

Sementara tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar juga terlihat beberapa ada di lokasi banjir.

Satu unit kendaraan double kabin milik BPBD terparkir bersiaga.

Begitu juga dengan perahu karet yang siap melakukan evakuasi apabila kondisi hujan kembali meningkat.

"Di rumahku masih sampai betis, tapi belum surut ini. Padahal tidak hujanmi'," ujar Nur, warga Blok 8 disekitar akses menuju Jl Keaping Raya. 

Dirinya mengaku masih bertahan di rumah, mengingat kondisi rumah yang bertingkat.

Sehingga dirinya beristirahat bersama keluarga di lantai 2 rumah.

"Cobaan juga ini Ramadan baru banjir. Biasanya dulu kan akhir tahun atau awal tahun lah," katanya yang mengenakan baju kaos.

Meski sejak semalam tidak hujan, namun air belum surut juga.

Pengungsi juga sebagian masih bertahan di Masjid Yuda Al-Fatih.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved