Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Dianiaya Senior

Sosok Kombes Brury Soekotio, Dirsamapta Polda Sulsel di Tengah Sorotan Kasus Bripda DP

DP adalah anggota Ditsamapta meninggal dunia diduga akibat penganiayaan seniornya di lingkungan asrama.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com/TikTok Samapta Polda Sulsel
POLDA SULSEL - Direktur Samapta Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Brury Soekotio AP., S.I.K. Brury memimpin satuan yang menjadi tempat berdinasnya almarhum Bripda DP. 

Sebagai Direktur Samapta, ia bukan hanya bertanggung jawab pada operasional dan kinerja pasukan di lapangan, tetapi juga pada pembinaan internal, pengawasan disiplin, dan kultur organisasi.

Kasus Bripda DP menjadi momentum refleksi, sejauh mana nilai profesionalisme, humanisme, dan disiplin yang digaungkan benar-benar hidup di dalam tubuh satuan.

Publik kini menunggu bukan hanya tuntasnya proses hukum, tetapi juga langkah pembenahan internal di Direktorat Samapta Polda Sulsel, agar tragedi serupa tak kembali terulang. 

Apa Saja Tugas Samapta?

\Samapta (Satuan/Korps Samapta Bhayangkara) adalah fungsi kepolisian yang bertugas di bidang preventif dan preemtif.

Artinya, Samapta berada di garis depan untuk mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi.

Di tingkat Polda, fungsi ini berada di bawah Direktorat Samapta (Ditsamapta) seperti di Polda Sulawesi Selatan.

Berikut tugas-tugas utamanya:

1. Patroli dan Pencegahan Kejahatan

Samapta melakukan patroli rutin, baik siang maupun malam, di wilayah rawan kriminalitas.

Tujuannya:

Mencegah pencurian, perampokan, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya

Memberikan rasa aman kepada masyarakat

Menekan potensi konflik sosial

Patroli bisa dilakukan dengan kendaraan roda dua, roda empat, hingga patroli dialogis (menyapa langsung warga).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved