AM, Terduga Begal dan Curanmor di Makassar Ditembak Polisi
Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi usai diduga melakukan aksi begal di sejumlah lokasi.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi usai diduga melakukan aksi begal di sejumlah lokasi.
Ialah AM (33), terduga pelaku yang juga dikabarkan seorang residivis karena sudah beraksi sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.
AM ditangkap Tim Opsnal Polsek Tamalate saat berada di Jl Mappaodang, Makassar, Kamis (19/2/2026) kemarin.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, dalam menjalankan aksinya, AM menargetkan pengendara motor yang melintas seorang diri di lokasi sepi.
Selain, aksi begal kata Iptu Abdul Latif, AM juga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Yang diamankan ini adalah pelaku curas (pencurian kekerasan) dan juga terlibat curanmor," kata Abdul Latif ditemui wartawan di kantornya, Jumat (20/2/2026).
"Dalam aksinya dia melakukan hunting di jalanan, kalau menemukan orang naik motor sendiri di tempat sepi baru dia cegat," lanjutnya.
Baca juga: Ketua RT RW di Mannuruki Usul Pengadaan Lampu Jalan dan CCTV Cegah Begal
Latif menjelaskan, pelaku selalu membekali diri dengan senjata tajam.
Tujuannya, mengancam korban agar tak melawan.
"Dia beraksi kadang berdua dan kadang bertiga dengan menggunakan senjata tajam," katanya.
Dari hasil interogasi sementara kata Latif, pelaku mengaku telah melakukan aksi begal motor di wilayah Tamalate sebanyak lima kali.
Sementara di wilayah Kota Makassar secara keseluruhan, pelaku disebut sudah beraksi sekitar 10 kali.
"Sementara untuk wilayah Tamalate ada lima laporan dan pengakuan dari mereka di Makassar ini kurang lebih sudah 10 kali beraksi," bebernya.
Dalam penangkapan AM, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur.
AM dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kakinya karena dianggap mencoba melarikan diri saat proses pengembangan.
| PPPK Makassar Aman, Tapi Cari Cara Tingkatkan Pendapatan Daerah |
|
|---|
| Anggota PATBM Harus Siap Deteksi dan Dampingi Anak yang Perlu Perlindungan |
|
|---|
| Ingatkan ASN, Wali Kota Makassar: Jangan Korbankan Pekerjaan Demi Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| TPA Antang, dari Sistem Open Dumping Menuju Sanitary Landfill |
|
|---|
| Munafri Janjikan RT Dapat Rp 100 Juta Buat Bank Sampah Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260220_BEGAL-MAKASSAR_begal-makassar-2026.jpg)