Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemekaran Luwu Raya

Malam-malam, 4 Kepala Daerah Luwu Raya Temui Gubernur Sulsel

Dirinya menilai Andi Sudirman menyikapi tuntutan ini dengan menghadapkan pada aturan yang berlaku.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
LUWU RAYA - Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim saat ditemui  Baruga Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, Sulsel pada Kamis (29/1/2026) malam. Andi Abdullah Rahim menyebut respon Gubernur Sulsel Andi Sudirman normatif menanggapi isu provinsi Luwu Raya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat kepala daerah di Luwu Raya ikut dalam pertemuan dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di  Baruga Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, Sulsel pada Kamis (29/1/2026) malam.

Hadir Wali Kota Palopo Naili Trisal,Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri dan Bupati Luwu Patahuddin.

Keempat kepala daerah ini diundang Andi Sudirman membahas terkait pemekaran wilayah Luwu Raya.

Dalam pertemuan tertutup lebih dari 2 jam, isu Provinsi Luwu Raya dikupas bersama.

Selepas pertemuan Andi Sudirman langsung meninggalkan Baruga Asta Cita.

Sementara keempat kepala daerah di Luwu Raya ini nampak melingkar sembari berbincang.

Sekitar 10 menit, mereka berbincang dengan cukup serius. 

Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menilai respon Gubernur Sulsel Andi Sudirman bersifat normatif.

"Kami melihat pak gubernur ini normatif melihat persoalan ini. Tidak ada tendensi menahan, pokoknya normatif aja terkait Luwu Raya," ujar Andi Abdullah Rahim sebelum meninggalkan Baruga Asta Cita.

Dirinya menilai Andi Sudirman menyikapi tuntutan ini dengan menghadapkan pada aturan yang berlaku.

Baik itu moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), maupun pada persyaratan pembentukan provinsi baru.

Kepala daerah di Luwu Raya pun masih bersepakat melanjutkan perjuangan pembentukan provinsi baru di pemerintah pusat.

"Untuk Luwu Raya sementara proses dan berprogres," tegas Andi Abdullah Rahim.

Draft pemekaran Kabupaten Luwu Tengah diajukan sejak 2012.

Draft usulan DOB Kabupaten Luwu Tengah ternyata sudah di meja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved