Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor

Geng Motor Bersenjata Pistol Tebar Teror di Jl Langgau Makassar, Motor Warga Dirusak

Geng motor bersenjata pistol itu, menyerang pemukiman warga di Jl Langgau, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
GENG MOTOR - Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abu Bakar (kiri atas), Ketua RW 5 Kelurahan Timungan Lompoa, Djamaluddin dan tangkapan layar CCTV geng motor bersenjata pistol. Geng motor ini menebar teror di Jl Langgau, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026) dini hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi brutal kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali meneror ketenangan warga.

Kali ini, mereka mempersenjatai diri dengan pistol.

Bukan lagi anak panah busur atau parang, seperti yang marak belakangan ini.

Geng motor bersenjata pistol itu, menyerang pemukiman warga di Jl Langgau, Kecamatan Bontoala, Makassar, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Aksinya terekam kamera CCTV, dan viral di sosial media.

Dalam rekaman yang diperoleh, kawanan geng motor itu melintas dan menghampiri seorang pengendara di tepi jalan.

Mereka tampak mengancam pengendara dengan anak panah busur lalu meminta korban melepas helmnya.

Setelah itu, mereka membawa kabur helm korban.

Rekaman CCTV lain, seorang dari anggota geng motor itu tampak menenteng sepucuk pistol.

Belum diketahui, pistol yang dibawa apakah jenis softgun atau senjata api.

Pria bersenjata pistol itu, tampak menendang motor terparkir di depan rumah warga.

Baca juga: 7 Anggota Geng Motor Selatan Diringkus Resmob Polda Sulsel Usai Keroyok Pengunjung Pantai Losari

Ketua RW 5, Kelurahan Timungan Lompoa, Djamaluddin mengatakan, kawanan geng motor itu menyerang di dua lokasi.

Selain di Jl Langgau, mereka juga menyerang di Jl Pongtiku.

"Itu yang menyerang di pongtiku tidak ada (CCTV), tapi di sini ada. Tapi di sini ada keliatan di CCTV bawa airsoftgun sama celurit," kata Djamaluddin.

Beruntung kata Djamaluddin, saat penyerangan terjadi tidak ada warga beraktifitas di luar rumah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved