Pemekaran Luwu Raya
Dua Warga Palopo Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Ini Alasannya
Dua warga Palopo, Nurhayati dan Muhammad Nasrum Naba, mendukung pembentukan Provinsi Luwu Raya
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sakinah Sudin
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Dukungan masyarakat terhadap rencana pemekaran Provinsi Luwu Raya, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menguat.
Sejumlah warga di Kota Palopo menyatakan harapannya agar pembentukan provinsi baru tersebut segera terwujud karena dinilai akan membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Nurhayati, pedagang di Palopo, mengaku telah mendengar isu pemekaran Provinsi Luwu Raya sejak beberapa waktu terakhir.
“Saya mendukung pembentukan Provinsi Luwu Raya,” kata Nurhayati, ditemui di warungnya, di depan Mapolres Palopo, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, pembentukan Provinsi Luwu Raya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan pembangunan dan kesempatan kerja.
“Banyak terbuka lapangan pekerjaan dan pembangunan akan semakin baik kalau sudah terbentuk provinsi,” jelasnya.
Terpisah, warga Palopo lainnya, Muhammad Nasrum Naba, menegaskan pemekaran provinsi merupakan hak konstitusional masyarakat yang harus diperjuangkan bersama.
“Saya sebagai masyarakat tentu menginginkan keadilan seperti masyarakat lain," kata Nasrum.
"Contohnya di Papua bisa menjadi provinsi, kenapa kita tidak mendapat hal yang sama dengan dibentuknya Provinsi Luwu Raya,” imbuhnya.
Ia juga menekankan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengawal proses pemekaran tersebut.
“Dampak positif pemekaran itu nantinya tentu pelayanan akan lebih mudah, cepat, dan dekat," kata Nasrum.
"Dari sisi kesejahteraan ekonomi tentu akan lebih diperhatikan oleh pemerintah provinsi yang baru,” jelasnya.
Ia menambahkan perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya yang saat ini banyak disuarakan mahasiswa dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.
“Pemekaran Provinsi Luwu Raya adalah hak Wija to Luwu. Kami berharap cita-cita kami segera diwujudkan,” ujarnya. (*)
| Masyarakat Adat Rongkong Pasang Badan Demi Pemekaran Provinsi Luwu Raya |
|
|---|
| Demo DOB Luwu Raya Memanas, Massa Pakai Keranda Bertuliskan Gubernur Sulsel Blokade Jalan |
|
|---|
| Bupati Lutim dan Lutra Ikut Andi Sudirman ke Singapura, Aktivis: Aneh Juga Rasanya |
|
|---|
| Malam-malam, 4 Kepala Daerah Luwu Raya Temui Gubernur Sulsel |
|
|---|
| Tangis Bayi 8 Bulan Pecah di Walenrang Luwu, Satu Keluarga Korban Amarah Jalanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260206-Dua-Warga-Palopo-Ini-Dukung-Pembentukan-Provinsi-Luwu-Raya.jpg)