Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemekaran Luwu Raya

Sekda Sulsel Peringatkan Dampak Demo DOB: BBM Langka, Harga Naik, Rakyat jadi Korban

Blokade terjadi di perbatasan Desa Marabuana–Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
BLOKADE LUWU - Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman saat ditemui Tribun-Timur.com di Hotel The Rinra, Jl Metro Tj Bunga No 2, Kelurahan Panambungan,Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Senin (26/1/2026) siang. Dirinya meminta massa aksi membuka blokade sebab akan berimbas pada kenaikan Harga bahan pokok. 

“Kita berharap ini menjadi kabar baik bagi saudara-saudara kita di Luwu,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Dagkop UKMP) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, meminta agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

“Dengan kondisi seperti ini, memang rawan dimanfaatkan. Saya minta jangan ada pihak yang memanfaatkan keadaan,” kata Senfry.

Ia menjelaskan, pihak SBM Pertamina masih melakukan evaluasi kondisi lapangan dan berupaya agar distribusi BBM bisa segera ditembus.

“Diupayakan ada pengecualian agar mobil pengangkut BBM bisa melintas,” ujarnya.

Menurut Senfry, saat ini mobil tangki BBM masih tertahan di wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Setelah berkoordinasi dengan Pertamina, diketahui terdapat lima titik kemacetan akibat blokade.

“Ada sekitar 12 mobil tangki BBM Pertamina yang tertahan di jalan,” jelasnya.

Meski demikian, Senfry menyebut, hingga saat ini belum terlihat antrean kendaraan di SPBU Luwu Timur.

“Masyarakat pada dasarnya maklum dengan situasi unjuk rasa DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah yang kembali mengemuka,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved