TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nur Haedah punya cara tersendiri dalam menjalankan program lingkungan agar diikuti warga di wilayahnya.
Langkah pertama yang dilakukan Ketua RT 005 RW 005 Kelurahan Rappojawa itu adalah memberi contoh secara langsung dengan memulai dari dirinya sendiri.
Perempuan kelahiran Makassar, 14 Agustus 1972 tersebut memilih mengerjakan lebih dahulu program yang ingin diterapkan, sebelum mengajak masyarakat ikut terlibat.
Menurut Nur Haedah, cara tersebut dinilai lebih efektif karena warga bisa melihat langsung manfaat dari kegiatan yang dijalankan.
"Saya mulai dulu dari diri sendiri, sebagai contoh," ujarnya kepada Tribun Timur, Minggu (26/4/2026).
Salah satu program yang sedang ia jalankan saat ini adalah urban farming.
Ia memanfaatkan halaman rumahnya untuk menanam berbagai jenis sayuran menggunakan botol-botol bekas.
Tanaman yang dibudidayakan antara lain pakcoy, cabai, dan daun bawang.
Ia menjelaskan, urban farming tersebut baru berjalan sekitar tiga pekan dan saat ini tanaman sudah mulai tumbuh dengan baik.
"Sudah tumbuh, sudah agak besar. Nanti kalau berhasil, baru saya terapkan ke warga," katanya.
Selain urban farming, Nur Haedah juga aktif mengembangkan kegiatan UMKM berbasis daur ulang sampah rumah tangga.
Berbagai limbah plastik seperti bungkus sabun dan kemasan bekas diolah menjadi barang bernilai ekonomis, seperti tas, topi pantai, hingga tempat tisu.
"Dari barang bekas bisa jadi produk yang punya nilai jual. Jadi sampah bisa jadi cuan," ucapnya.
Ia mengaku kerap mengajak warga datang ke rumah untuk belajar membuat kerajinan daur ulang.
Kegiatan itu dilakukan secara santai menyesuaikan waktu luang warga.
"Siapa yang mau belajar, saya ajari. Biasanya sore hari kalau warga sempat datang," tuturnya.
Selain aktif sebagai Ketua RT, Nur Haedah juga memiliki usaha rumahan di bidang kuliner dan jasa menjahit.
Untuk usaha kuliner, ia menerima pesanan berbagai jenis makanan seperti kue, pastry, nasi dos, serta aneka hidangan rumahan sesuai permintaan pelanggan.
"Kalau ada yang pesan baru saya siapkan," katanya.
Sementara usaha jahit, ia lakukan di sela waktu luang mengerjakan pesana yang masuk. Pesanan tersebut berasal dari warga sekitar.
Wilayah yang dipimpinnya sendiri terdiri dari sekitar 32 kepala keluarga dengan 25 rumah.
Menurutnya, respons warga terhadap berbagai program lingkungan yang dijalankan cukup baik.
Ia berharap semangat dan antusias warga semakin bertumbuh. Semangat untuk mandiri dan memberdayakan.
"Alhamdulillah, warga mendukung. Mereka termotivasi memanfaatkan waktu luang, membuat daur ulang, dan memanfaatkan sampah," katanya.
Nama: Nur Haedah
Jabatan: Ketua RT 005 RW 005 Kelurahan Rappojawa
Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 14 Agustus 1972
Alamat: Jalan Muhammad Jufri 4 Nomor 30
Pendidikan: S1 Hukum Islam IAIN Alauddin Makassar
Pekerjaan: Ketua RT dan Wirausaha
Hobi: Olahraga sepeda
Jumlah penduduk: 32 KK