Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sherly Tjoanda: Bukan Takalar, Kakek ke 6 Saya dari Jeneponto

Takalar merupakan sebuah kabupaten si Sulsel. Ibu kotanya terletak di Pattallassang.

|
Editor: Ansar
Tribun-timur.com/TribunTernate
GUBERNUR MALUT - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos (43) bersama GM Bussiness Area V TribunNetwork  Risdianto Tunadi di ruang kerjanya. Ia tertawa dan menyebut "itu hoax", saat dikonfirmasi orangtuanya adalah warga Tionghoa asal Takalar. 

Di mana ia mengaku,  informasi tentang asal-usulnya atau ia dari keturunan asal Takalar belum tentu benar.

"Bisa iya bisa tidak, soalnya saya tidak pernah mengaku dari sana (keturunan), "ungkapnya.

"Narasi kalau saya dari sana (Takalar) bukan saya yang buat, itu pendapat orang luar, "sambungnya.

Lanjut Sherly Laos, ia pernah diceritakan dari sang nenek tentang asal-usul keluarganya yang kemungkinan dari Takalar.

"Dulu waktu saya kecil, nenek saya pernah cerita, kalau kita punya keluarga di sana."

"Katanya ada keluarga nenek yang nikah dengan orang sana, dan itu sudah berpuluh-puluh tahun lalu."

Baca juga: Siapa Tri Tito Karnavian? Beraninya Suruh Sherly Tjoanda Hormat Bendera di Bawah Laut

"Yang dinikahi pun saya tidak tahu, apakah keturunan bangsawan seperti yang dibicarakan orang-orang sekarang atau tidak."

"Atau bisa saja menikah dengan garis keturunan tionghoa di sana, itu pun belum pasti juga, "ungkap Sherly Laos.

"Namun yang pasti, yang bilang saya berasal (keturunan) Takalar bukan saya, "tandasnya.

Hakka

"Tjoa itu marga besar  dari suku Hakka," kata jurnalis senior san Budayawan Tionghoa di Makassar David Aritanto Chen Quo' Hwa kepada Tribun, Jumat (29/11/2025) di Makassar.

Menurut David, suku Hakka adalah  salah satu kelompok migran asal China daratan di abad ke-6 M.

Suku ini kemudian berasimilasi dengan warga Nusantara di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantam.

Suku Hakka ini, jelasnya, Tionghoa yang punya darah dan bakat politik.

"Ahok (_Basuki Tjahja Purnama), Brigjen TNI Teddy Jusuf, pendiri PSMTI adalah suku Hakka. Mereka juga aktif di TNI, Polri. Beda dengan Suku Hokkiqn, yang jadi pedagang, Kanton pertukangan," ujar Ko David.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved