Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Saidah Sakwan Awasi Seleksi Baznas Takalar, 11 Calon Bersaing

Pimpinan Baznas, Saidah Sakwan, mengatakan lembaga pemerintah nonstruktural memiliki mandat besar dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
BAZNAS TAKALAR - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyerahkan plakat cendera mata kepada Pimpinan Baznas RI  di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (5/6/2026). Pemkab Takalar mencari calon pimpinan Baznas. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Takalar mulai menyeleksi calon pimpinan Baznas Kabupaten Takalar periode 2026-2031 melalui tahapan verifikasi dan wawancara yang digelar di Kantor Bupati Takalar
  • Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Baznas RI, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, dan Wakil Bupati Hengky Yasin
  • Pemkab berharap seleksi ini menghasilkan pimpinan Baznas yang profesional, berintegritas, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mencari pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2026-2031.

Verifikasi dan wawancara calon pimpinan Baznas di ruang pola kantor Bupati Takalar, Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Jumat (5/6/2026).

Verifikasi dibuka Pimpinan Baznas RI, Hj Saidah Sakwan.

Hadir Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin.

Daeng Manye tampil mengenakan kemeja putih lengan panjang, Hengky Yasin mengenakan batik lengan panjang.

Pimpinan Baznas, Saidah Sakwan, mengatakan lembaga pemerintah nonstruktural memiliki mandat besar dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

Keberadaan pimpinan Baznas di daerah tidak hanya bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat, tetapi juga memastikan pengelolaan dana umat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga: Adira Expo di Takalar Banjir Promo, Pengunjung Berpeluang Menang Umrah

Kewenangan pengelolaan zakat tidak dapat dilakukan oleh sembarang pihak karena memiliki dasar hukum dan tanggung jawab yang jelas.

"Pengelolaan zakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara profesional. Karena itu, pimpinan Baznas harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.

Baznas RI terus mendorong penguatan kelembagaan di seluruh Indonesia agar semakin profesional, transparan dan akuntabel.

Penguatan lembaga zakat akan berdampak langsung terhadap upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, dana zakat yang dikelola dengan baik juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye berharap proses seleksi mampu melahirkan pimpinan Baznas yang berkualitas dan berintegritas.

Ia menilai sosok yang terpilih nantinya harus mampu membawa Baznas Takalar menjadi lembaga yang semakin maju dan dipercaya masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved