Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RT RW Makassar

DPRD Makassar Sorot Dugaan Intervensi dan Intimidasi dalam Pemilihan RT/RW

Pemilihan Ketua RT/RW di Makassar memanas. DPRD menyoroti dugaan intervensi dan intimidasi yang dilakukan oknum kelurahan.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/SITI AMINAH
TRIBUN RT RW - Komisi A Bidang Pemerintahan dan Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat menginisiasi pertemuan dengan Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM), camat, hingga lurah terkait Pemilihan Ketua RT/RW. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna Kantor Sementara DPRD Makassar Jl Letjen Hertasning, Selasa (25/11/2025)  

Laporan lain yang diterimanya adalah tidak adanya penyewaan tenda, padahal pemilihan digelar pada musim hujan.

"Jangan sampai itu menghalangi teknis pemilihan di lapangan nanti,” ucapnya.

Tri kemudian mencontohkan kasus di Kecamatan Biringkanaya.

Di salah satu kelurahan, jumlah DPT pada Pemilu Legislatif mencapai 22 ribu pemilih.

Jika dikonversi menjadi KK untuk pemilihan RT/RW.

Jumlahnya sekitar 9 ribu KK. 

Namun kelurahan tersebut hanya menerima dua rim kertas untuk mencetak undangan.

“Satu rim kan seribu lembar, bahkan ada yang 500. Kalau cuma dapat dua rim, berarti seribu undangan saja. Di mana logikanya?” tegasnya.

Karena banyak persoalan teknis itu, Tri mengusulkan agar penetapan calon tetap dilakukan hari ini.

Namun teknis pelaksanaan pemilihan ditunda 2–3 minggu.

“Waktu itu bisa digunakan memperbaiki pendataan, teknis, dan kesiapan di lapangan,” tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved