BBM Langka di Sulsel
BBM Langka di Sulsel, Hiswana Miga Sebut Peningkatan Konsumsi Penyebabnya
Saat ini Hiswana Migas Sulsel menyebut BBM digunakan untuk musim panen raya, musim melaut dan beberapa sentra ekonomi.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sepekan terakhir bahan bakar minyak (BBM) sulit didapatkan oleh warga di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel.
Stok BBM jenis premium, pertamax hingga solar kosong di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kalau pun BBM ada, warga harus antre panjang.
Kelangkaan dan antrean panjang mengisi BBM masih terjadi hingga sekarang.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) VII Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sulawesi Muh Hasbidin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi untuk mengetahui penyebab kelangkaan BBM.
Ia mengungkapkan, BBM langka karena kenaikan konsumsi warga di sejumlah wilayah.
BBM digunakan untuk musim panen raya, musim melaut dan beberapa sentra ekonomi.
Hiswana Migas Sulsel bersama Pertamina, disebutnya, telah mengatensi kondisi ini.
Baca juga: 8.000 Liter Solar Ludes Terjual hanya 5 Jam di SPBU Wajo
Langkah percepatan layanan agar stok BBM terpenuhi masyarakat disiapkan.
Pertama, dengan monitoring stok dan pengaturan pengiriman harian berbasis data permintaan di SPBU.
“Prioritasnya ke titik berisiko antrean,” katanya dalam keterangan tertulis dikirim kepada Tribun-Timur.com, Selasa (23/9/2025).
Kedua, sambung Hasbidin, Penambahan jam kerja di Fuel Terminal/Depot dan SPBU tertentu demi mempercepat arus suplai dan layanan.
Ketiga, optimalisasi armada angkut, penyesuaian pola rute, shuttle run, serta kemungkinan penambahan armada sesuai kebutuhan lapangan.
Keempat, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait (Dishub, BPH Migas) untuk pengaturan antrean, kelancaran lalu lintas, dan pengawasan penyaluran agar BBM subsidi tepat sasaran.
Selanjutnya, penerapan ketentuan penyaluran BBM berdasar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak juncto Perpres Nomor 69 Tahun 2021 dan pengaturan BPH Migas).
| BBM Masih Langka di Bone, Harga Eceran di Sibulue Tembus Rp15 Ribu per Liter |
|
|---|
| Pertamina Janji Telusuri Maraknya Pembelian BBM di SPBU Parepare Modus Modifikasi Tangki |
|
|---|
| Nelayan di Palopo Tak Terdampak Kelangkaan BBM Berkat Surat Rekomendasi Pemkot |
|
|---|
| UMKM Meradang! Biaya Operasional Naik 10 Persen Imbas BBM Langka |
|
|---|
| Pertamina Pastikan Stok BBM di Bulukumba Aman, Minta Warga Jangan Panic Buying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250923-Antrean-kendaraan-mengisi-BBM-di-SPBU-Jl-Perintis-Kemerdekaan.jpg)