Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BBM Langka di Sulsel

Pertamina Pastikan Stok BBM di Bulukumba Aman, Minta Warga Jangan Panic Buying

PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Bulukumba dalam kondisi aman.

|
Penulis: Rudi Salam | Editor: Muh Hasim Arfah
Samsul Bahri/Tribun Timur
PERTALITE LANGKA - Warga mengisi BBM di SPBU Pasar Sentral, Jl dr Samratulangi, Bulukumba, Sulsel, Senin (6/10/2025). Pertamina Patra Niaga Sulawesi memastikan stok BBM di Kabupaten Bulukumba dalam kondisi aman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Bulukumba dalam kondisi aman.

Bulukumba berada di bagian tenggara Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) atau sekitar 153 kilometer dari ibukota provinsi, Makassar. 

Kepastian stok BBM aman itu dikeluarkan Pertamina menanggapi kondisi lapangan, dimana BBM jenis Pertalite mulai langka ketika sore hari sejak awal Oktober 2025.

Senior Supervisor Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Okky Aditya Wibowo mengatakan, pihaknya saat ini memastikan stok BBM di Bulukumba sudah berangsur kembali normal.

“Kami mencoba untuk memastikan stok di SPBU terpenuhi,” katanya, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (6/10/2025).

Okky menyebut, antrean panjang di sejumlah SPBU di Pertamina bukan terjadi karena pasokan Pertalite dari Pertamina dikurangi.

Baca juga: Antrean Panjang di SPBU Sinjai, Stok BBM Bersubsidi Menipis

Namun hanya terkendala dalam proses pengiriman.

“Saat ini kami sedang proses pemenuhan supply di tiap-tiap SPBU untuk memastikan masyarakat bisa mendapat BBM Subsidi agar ekonomi bisa berjalan,” sebutnya.

Okky juga memastikan bahwa antrean panjang di sejumlah SPBU bukan karena banyaknya konsumen ilegal.

Pertamina, kata dia, memastikan pembelian BBM subsidi harus dengan menggunakan aplikasi subsidi tepat MyPertamina.

Hal itu untuk mencegah penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.

Ia pun mengimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak panic buying. 

Panic buying sendiri merupakan tindakan membeli barang dalam jumlah yang berlebihan atau tidak wajar dalam waktu singkat.

Biasanya panic buying terjadi karena rasa panik, cemas, atau takut akan kelangkaan produk di masa mendatang.

“Pertamina selalu menjaga agar BBM di wilayah Bulukumba tercukupi untuk kebutuhan masyarakat,” kata Okky.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved