Geng Motor di Makassar
Prof Laode: Pengawasan Polisi Masih Lemah!
Guru Besar UMI Laode Husen menyoroti lemahnya pengawasan aparat kepolisian di tengah maraknya aksi geng motor.
TRIBUN-TIMUR.COM - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Laode Husen, menyoroti lemahnya pengawasan aparat kepolisian di tengah maraknya aksi geng motor.
Ia menegaskan, polisi tidak boleh kalah dari geng motor yang kian meresahkan masyarakat.
Menurutnya, seluruh jajaran kepolisian harus bergerak aktif.
Mulai dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek.
Semua harus terlibat dalam upaya pemberantasan.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah meningkatkan patroli.
Terutama di wilayah-wilayah yang rawan terjadi aksi geng motor.
Belakangan ini, aksi geng motor kembali marak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Mereka bahkan melakukan teror hingga ke pemukiman warga.
Aksi yang dilakukan tidak lagi sekadar konvoi.
Geng motor kerap membawa senjata tajam.
Mulai dari anak panah busur, parang, hingga pistol.
“Harus aktif patroli di masing-masing Polres sampai Polsek. Tidak boleh lengah, tidak boleh kalah dari geng motor,” kata Prof Laode, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, geng motor di Makassar umumnya beraksi pada waktu rawan.
Yakni pada dini hari hingga menjelang subuh.
geng motor
Geng Motor Makassar
Perampokan Rumah Mewah
Perampokan di Makassar
Curnak Marak di Bulukumba
| Geng Motor Diduga Keroyok Anak di Makassar, Bisa 9 Tahun Dipenjara Jika Terbukti |
|
|---|
| Kesaksian Pemilik Warung yang Diserang Geng Motor di Makassar: 12 Orang Pakai Parang Panjang |
|
|---|
| Geng Motor Makassar Kian Beringas! Serang Warung Dekat Polsek Mariso |
|
|---|
| VIDEO: Panah Sejoli Pulang Kerja, 6 Anggota Geng Motor Stelan Gacor di Makassar Ditangkap |
|
|---|
| Viral Geng Motor Berulah Lagi di Makassar, Lapak Jualan Warga Dirusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260420-Geng-Motor-di-Maros.jpg)