Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Dianiaya Senior

Terungkap Peran Bripda MF Bersihkan TKP Usai Pirman Bunuh Dirja Pratama

Bripda MF berperan membersihkan darah korban Bripda Dirja Pratama usai dibunuh oleh Bripda Pirman

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat sesi doorstop di loby Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bripda MF berperan membersihkan darah korban Bripda DP pasca penganiayaan
  • Atas perbuatannya, Bripda MF dihukum sanksi disiplin dan etik
  • Bripda Dirja Pratama anggota Ditsamapta Polda Sulsel, Bripda DP (19) meninggal dunia setelah dipukul seniornya Bripda Pirman Minggu (22/2/2026)

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bripda MF diproses sidang etik dalam kasus pembunuhan Bripda Dirja Pratama.

Bripda Dirja Pratama anggota Ditsamapta Polda Sulsel, Bripda DP (19) meninggal dunia setelah dipukul seniornya Bripda Pirman Minggu (22/2/2026).

Bripda MF satu dari delapan polisi diperiksa dalam kasus penganiayaan itu.

Bripda MF berperan membersihkan darah korban Bripda DP, pasca penganiayaan.

"Bripda MF itu membersihkan darah dengan maksud agar tidak diketahui ada kejadian ini," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat sesi doorstop di loby Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

Hanya saja kata dia, belum ditemukan adanya bukti langsung keterlibatan mereka dalam kasus itu.

"Delapan yang diperiksa kami belum mendapatkan bukti secara langsung mereka terlibat dalam kasus pembunuhan," kata Djuhandhani didampingi Dirkrimum Kombes Pol Setiadi Sulaksono, Kabid Propam Kombes Pol Zulham Effendy dan Kabid Humas Kombes Pol Didik Supranoto.

Sementara satu polisi lainnya, melihat penganiayaan yang dilakukan Bripda Pirman ke Bripda DP tapi tidak melaporkan kejadian itu.

"Sehingga anggota itu kita kenakan dalam proses kode etik ataupun disiplin," jelasnya

Sedangkan untuk pelaku utama Bripda Pirman, kata Djuhandhani, ia melakukan pemukulan berkali-kali sambil mencekik Bripda DP.

Mantan Dirtipidum Mabes Polri itu pun menyimpulkan, apa yang dialami Bripda DP bukanlah pengeroyokan.

Melainkan aksi penganiayaan yang dilakukan Bripda Pirman seorang diri.

"Ini sudah bisa dibuktikan dengan hasil visum yang dikeluarkan oleh Biddokkes. Semoga ini menjawab, bahwa yang terjadi adalah penganiayaan bukan pengeroyokan," bebernya.

Motif Bripda Pirman Aniaya Bripda DP 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved