Pemekaran Luwu Raya
Demo DOB Luwu Raya Memanas, Massa Pakai Keranda Bertuliskan Gubernur Sulsel Blokade Jalan
Lokasi aksi berada sekitar 36 kilometer di selatan Kantor Bupati Luwu, Jalan Pahlawan, Senga, Kota Belopa.
Yusuf juga menyampaikan masyarakat sekitar turut memberikan dukungan terhadap aksi tersebut.
Sementara itu, dalam orasinya, salah satu orator menyoroti ketimpangan pembangunan yang selama ini dirasakan masyarakat Luwu Raya.
“Selama ini, keluarga kita di Seko dan Rampi kesulitan mengakses jalan menuju ibu kota. Keluarga kita di Siteba belum merasakan listrik," kata dia.
"Di mana keadilan pembangunan itu? Mengapa hingga kini masih banyak keluarga kita di Luwu Raya yang belum menikmatinya?” teriak orator menggunakan pengeras suara.
Ia menegaskan Luwu Raya memiliki sumber daya alam yang besar dan telah banyak berkontribusi bagi negara.
“Di Luwu Raya, banyak sumber daya alam yang dikeruk untuk membiayai negara. Namun, mengapa keinginan Wija to Luwu untuk menjadi provinsi belum juga terwujud?” ujarnya.
Massa aksi menegaskan akan terus memperjuangkan pemekaran Provinsi Luwu Raya hingga tuntutan mereka tercapai.
“Kita akan terus berjuang sampai cita-cita ini terwujud,” tutupnya. (*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| Masyarakat Adat Rongkong Pasang Badan Demi Pemekaran Provinsi Luwu Raya |
|
|---|
| Dua Warga Palopo Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Bupati Lutim dan Lutra Ikut Andi Sudirman ke Singapura, Aktivis: Aneh Juga Rasanya |
|
|---|
| Malam-malam, 4 Kepala Daerah Luwu Raya Temui Gubernur Sulsel |
|
|---|
| Tangis Bayi 8 Bulan Pecah di Walenrang Luwu, Satu Keluarga Korban Amarah Jalanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DOB-Luwu-Raya-Luwu-Tengah-memadati-Desa-Batu.jpg)