WNI Diculik Pasukan Israel
'Anak Saya Bukan Teroris' Tangis Sutrawati Usai Putranya Ditangkap Israel
Sutrawati berharap pemerintah segera membantu membebaskan Andi Angga yang ikut dalam misi kemanusiaan ke Gaza
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Sutrawati tak kuasa menahan haru saat ditemui di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Senin (19/5/2026) pukul 11.20 WITA
- Dengan suara bergetar dan mata sembab, ia terus memanjatkan doa untuk keselamatan putranya
- Sutrawati berharap pemerintah segera membantu membebaskan Andi Angga yang ikut dalam misi kemanusiaan ke Gaza
TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Tangis Sutrawati Kaharuddin (52) pecah saat menceritakan kondisi putranya, Andi Angga Prasadewa (33), yang ditangkap pasukan zionis Israel di perairan internasional dekat Siprus, Mediterania Timur.
Sutrawati tak kuasa menahan haru saat ditemui di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Senin (19/5/2026) pukul 11.20 WITA.
Dengan suara bergetar dan mata sembab, ia terus memanjatkan doa untuk keselamatan putranya.
Sutrawati berharap pemerintah segera membantu membebaskan Andi Angga yang ikut dalam misi kemanusiaan ke Gaza.
Hingga kini, Sutrawati belum mendapat komunikasi langsung dari pihak pemerintah terkait kondisi Andi Angga.
“Sejauh ini belum, tapi dari rumah zakat yang memang rumah zakat yang hubungi saya dari awal bahwa ada perwakilan yang dikirim dan kami video call waktu itu bahwa kami akan bertanggung jawab untuk keselamatan kakak Andi Angga. Saya juga berterima kasih sama rumah zakat untuk menyelamatkan anak saya,” kata Sutrawati sambil menangis.
Ia mengaku terus memantau perkembangan kabar putranya sejak video penangkapan para relawan dan jurnalis Indonesia di perairan Mediterania beredar luas di media sosial.
Sutrawati berulang kali memohon doa agar Andi Angga dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.
“Saya berharap anak saya kembali sehat selamat tanpa kekurangan apa pun. Mohon doakan semua anak saya, pemerintah tolong bantu anak saya, selamatkan anak saya. Anak saya bukan teroris, anak saya itu aktivis kemanusiaan,” ujarnya.
Sutrawati menegaskan putranya berangkat bukan untuk terlibat konflik.
Melainkan membawa misi kemanusiaan membantu warga Gaza yang terdampak perang dan blokade.
“Dia cuma membantu orang yang susah. Terima kasih banyak, mohon doakan semua untuk keselamatan anak saya kembali dengan selamat,” lanjutnya.
Diketahui, Andi Angga merupakan delegasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama Rumah Zakat dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza.
Ia berada di kapal Josef bersama sejumlah relawan kemanusiaan internasional saat operasi penangkapan dilakukan pasukan Israel.
Selain Andi Angga, tiga jurnalis Indonesia juga dilaporkan ikut dalam rombongan tersebut, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.
Misi Global Sumud Flotilla merupakan inisiatif internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di tengah blokade total Israel pasca agresi berkepanjangan di wilayah tersebut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260519-Sutrawati-Kaharuddin-sedih-pegang-foto-putranya.jpg)