Provinsi Luwu Raya
Pemekaran Provinsi Luwu Raya Semakin Terbuka, Rusli Sunali Rencanakan Ketemu Komisi II DPR RI
Rusli Sunali mengatakan komitmennya bersama para legislator lainnya untuk memperjuangkan terbentuknya provinsi baru tersebut melalui jalur politik
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Aksi demonstrasi terus terjadi di Luwu agar dilakukannya pemekaran Provinsi baru Luwu Raya
- Rusli Sunali,mengatakan komitmennya bersama para legislator lainnya untuk memperjuangkan terbentuknya provinsi baru tersebut melalui jalur politik di tingkat pusat
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Peluang pemekaran Provinsi Luwu Raya dinilai semakin terbuka.
Apalagi saat ini, aksi demonstrasi terus terjadi di wilayah tersebut agar dilakukannya pemekaran.
Anggota DPRD Sulsel Dapil Luwu Raya, Rusli Sunali,mengatakan komitmennya bersama para legislator lainnya untuk memperjuangkan terbentuknya provinsi baru tersebut melalui jalur politik di tingkat pusat.
Rusli menegaskan, sebagai wakil rakyat dari Luwu Raya, ia merasa berkewajiban mendukung aspirasi masyarakat yang menginginkan pemekaran wilayah.
“Saya ini berasal dari Luwu Raya, anggota DPRD Luwu Raya. Karena ini Provinsi Luwu Raya, totalitas masyarakat Luwu mengharapkan terbentuknya Provinsi Luwu Raya," katanya saat dihubungi Tribun Timur, Rabu (4/2/2026).
"Sehingga saya sebagai perwakilan, naiflah saya kalau saya tidak mendukung apa yang menjadi keinginan masyarakat Luwu Raya,” tambah dia.
Ia mengaku, dukungan terhadap pemekaran datang secara bulat dari seluruh anggota DPRD Sulsel daerah pemilihan Luwu Raya.
“Tentu saya akan merespons positif sebagai representatif dari Wija To Luwu yang duduk di DPRD Provinsi. Kami anggota DPRD Provinsi dari Luwu Raya, 11 orang itu, semua kami bulat untuk mendukung Provinsi Luwu Raya,” ungkapnya.
Untuk memperkuat langkah tersebut, Rusli mengungkapkan rencana pertemuan dengan Komisi II DPR RI.
“Justru itu, tabe’, justru itu kami sampaikan tadi dengan 11 anggota DPRD dari Luwu Raya akan membicarakan, mendiskusikan, dan menyepakati untuk melakukan diskusi dengan Komisi II DPR RI,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menjajaki komunikasi langsung dengan pimpinan DPR RI.
“Sekaligus meminta waktunya Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra, yaitu Pak Dasco, untuk kami ketemu langsung juga dengan beliau,” kata dia.
Tidak hanya di DPR RI, Rusli mengatakan pihaknya juga akan melakukan dialog dengan Kementerian Dalam Negeri.
“Dan juga kami akan melakukan diskusi dialog dengan Kementerian Dalam Negeri terkait dengan pemekaran Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah. Kalau bisa berjalan secara simultan," jelasnya.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260204-Rusli-Sunali-678.jpg)