Provinsi Luwu Raya
3 Hari Diblokade Imbas Demo Pemekaran Luwu Raya, Kini Jembatan Baliase Bisa Dilalui Kendaraan
Sebelum pembukaan jalan, aparat dan pemerintah telah beberapa kali melakukan negosiasi dengan massa Wija to Luwu.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Alfian
“Sekitar jam enam tadi pagi, polisi, tentara, dan pemerintah setempat datang memindahkan kayu yang dibentangkan di jalan. Memang ada beberapa warga yang sempat mencoba mencegah pembukaan jalan, namun mereka justru diamankan. Alhamdulillah, warga yang sempat diamankan sudah dipulangkan,” katanya.
Menurutnya, sebelum pembukaan jalan, aparat dan pemerintah telah beberapa kali melakukan negosiasi dengan massa Wija to Luwu.
“Memang sudah beberapa kali aparat dan pemerintah bernegosiasi agar akses jalan dibuka, tapi masyarakat tidak pernah setuju,” tutupnya.
Terkait rencana aksi selanjutnya, masyarakat Wija to Luwu menyampaikan akan melakukan evaluasi dan konsolidasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya.
Dibukanya kembali akses jalan tersebut disambut lega para pengguna jalan yang sebelumnya terjebak akibat penutupan jalur utama Trans Sulawesi. (*)
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
| Nasib Draft Luwu Raya Tertahan di Kemendagri, Ini Alasan Dirjen Otonomi Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260126-Jembatan-Baliase.jpg)