Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

3 Hari Diblokade Imbas Demo Pemekaran Luwu Raya, Kini Jembatan Baliase Bisa Dilalui Kendaraan

Sebelum pembukaan jalan, aparat dan pemerintah telah beberapa kali melakukan negosiasi dengan massa Wija to Luwu.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Alfian
Istimewa/Unit Kodim 1403 Palopo
LUWU RAYA - Tangkapan layar video Babinsa Baliase, Serma Hardi saat melaporkan kondisi terkini di Jembatan Baliase, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Ia menyampaikan akses jalan di Jembatan Baliase sudah dapat dilalui setelah tiga hari ditutup demonstran. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUTRA - Setelah sempat tertutup beberapa hari, Jembatan Baliase yang berada di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, kini kembali dapat dilalui kendaraan.

Sebelumnya, ratusan warga menutup akses jalan di Jembatan Baliase pada Jumat (23/1/2026). 

Dalam aksi tersebut, massa membakar ban di sisi utara dan selatan jembatan sebagai bentuk protes.

Demonstran juga menghentikan dua unit truk yang kemudian digunakan sebagai panggung orasi. 

Selain itu, pada hari yang sama, massa aksi memotong batang pohon berukuran besar di sekitar jembatan menggunakan chainsaw milik warga setempat. 

Batang pohon tersebut kemudian dibentangkan di badan jalan sehingga melumpuhkan total arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi.

Akibat penutupan tersebut, kendaraan dari arah selatan menuju utara maupun sebaliknya tidak dapat melintas selama sekitar tiga hari.

Kini, akses jalan di Jembatan Baliase telah kembali dibuka. 

Informasi tersebut diketahui dari unggahan Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, melalui akun WhatsApp pribadinya.

Baca juga: Tuntut Pemekaran Provinsi Luwu Raya, Demonstran Blokade Jalan Pakai Ekskavator

LUWU RAYA - Masyarakat dan mahasiswa unjuk rasa di simpang empat Padang Sappa, Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (26/1/2026). Mereka memblokade jalan dengan memarkir ekskavator di tengah jalan utama tersebut. (
LUWU RAYA - Masyarakat dan mahasiswa unjuk rasa di simpang empat Padang Sappa, Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (26/1/2026). Mereka memblokade jalan dengan memarkir ekskavator di tengah jalan utama tersebut. ( (Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini)

Dalam video yang diunggah, Babinsa Baliase, Serma Hardi, melaporkan kondisi terkini di lokasi.

“Hari ini, Senin 26 Januari 2026 pukul 08.50 Wita, Jembatan Baliase sudah terbuka total. Arus lalu lintas juga terlihat sudah lancar,” ujarnya dalam video tersebut.

Ia menambahkan, aparat gabungan masih berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kondisi tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengatakan pembukaan akses jalan dilakukan sejak pagi hari oleh aparat keamanan bersama pemerintah setempat.

“Sekitar jam enam tadi pagi, polisi, tentara, dan pemerintah setempat datang memindahkan kayu yang dibentangkan di jalan. Memang ada beberapa warga yang sempat mencoba mencegah pembukaan jalan, namun mereka justru diamankan. Alhamdulillah, warga yang sempat diamankan sudah dipulangkan,” katanya.

Menurutnya, sebelum pembukaan jalan, aparat dan pemerintah telah beberapa kali melakukan negosiasi dengan massa Wija to Luwu.

“Memang sudah beberapa kali aparat dan pemerintah bernegosiasi agar akses jalan dibuka, tapi masyarakat tidak pernah setuju,” tutupnya.

Terkait rencana aksi selanjutnya, masyarakat Wija to Luwu menyampaikan akan melakukan evaluasi dan konsolidasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya.

Dibukanya kembali akses jalan tersebut disambut lega para pengguna jalan yang sebelumnya terjebak akibat penutupan jalur utama Trans Sulawesi. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved